OJK Ungkap Perbankan Pangkas Target Laba di 2024, Ternyata Ini Penyebabnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah bank melakukan revisi dengan memangkas target laba pada 2024 ini.
Perusahaan - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Forbes merilis edisi tahunan yang menampilkan daftar perusahaan terbesar di dunia pada Kamis (8/6/2023). Daftar ini didasarkan pada empat metrik dasar, yaitu penjualan, keuntungan, aset, dan nilai pasar.
Dalam Global 2000 tahun 2023, secara keseluruhan perusahaan-perusahaan ini menghasilkan pendapatan sebesar US$50,8 triliun, keuntungan sebesar US$4,4 triliun, memiliki aset senilai US$231 triliun dan kapitalisasi pasar sebesar US$74 triliun.
Daftar tersebut mencakup 58 negara, dengan Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan 611 perusahaan, diikuti oleh China & Hong Kong dengan 346 perusahaan, Jepang dengan 192 perusahaan, Britania Raya dengan 67 perusahaan, dan Korea Selatan dengan 59 perusahaan.
JPMorgan Chase, bank terbesar di Amerika Serikat, meraih peringkat nomor 1 untuk pertama kalinya sejak tahun 2011, melompat dari peringkat keempat tahun lalu.
Bank ini menggulingkan Berkshire Hathaway, yang jatuh hingga peringkat No. 338 karena kerugian bersih sebesar US$22,8 miliar akibat penurunan portofolio investasinya.
Saudi Aramco berada di peringkat nomor dua. Sementara, Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) berada di posisi ketiga. Disusul China Construction Bank dan Agricultural Bank of China naik tiga peringkat menjadi nomor lima.
Penjualan: US$179,9 miliar
Laba: US$41,8 miliar
Aset: US$3,744 miliar
Nilai pasar: US$399,59
Penjualan: US$589,47 miliar
Laba: US$156,36 miliar
Aset: US$653,87 miliar
Nilai pasar: US$2.005,22 miliar
Penjualan: US$216,77 miliar
Laba: US$52,47 miliar
Aset: US$6.116,82 miliar
Nilai pasar: US$203,01 miliar
BACA JUGA: Ada Masalah saat Ibadah Haji, Jemaah Bisa Langsung Lapor ke Aplikasi Lapor Gus Men
Penjualan: US$203,08 miliar
Laba: US$48,25 miliar
Aset: US$48,25 miliar
Nilai pasar: US$172,99 miliar
Penjualan: US$186,14 miliar
Laba: US$37,92 miliar
Aset: US$5.366,86 miliar
Nilai pasar: US$141,82 miliar
Penjualan: US$133,84 miliar
Laba: US$28,62 miliar
Aset: US$3.194,66 miliar
Nilai pasar: US$220,82 miliar
Penjualan: US$282,85 miliar
Laba: US$58,59 miliar
Aset: US$369,49 miliar
Nilai pasar: US$1.340,53 miliar
Penjualan: US$393,16 miliar
Laba: US$61,69 miliar
Aset: US$369,37 miliar
Nilai pasar: US$439,39 miliar
Penjualan: US$207,59 miliar
Laba: US$69,02 miliar
Aset: US$380,09 miliar
Nilai pasar: US$2.309,84 miliar
Penjualan: US$385,1 miliar
Laba: US$94,32 miliar
Aset: US$332,16 miliar
Nilai pasar: US$2.746,21 miliar (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sejumlah bank melakukan revisi dengan memangkas target laba pada 2024 ini.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.