Kustomfest 2026 Gelar Charity Riding untuk Korban Kebakaran Hutan
Kustomfest 2026 di Jogja hadir 10-11 Oktober dengan charity riding, dukungan pendidikan anak, musik, kuliner, dan tema High Octane.
Ilustrasi pasar modal/Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyampaikan penambahan investor pasar modal di DIY sudah merata dan berasal dari berbagai kalangan, mulai dari dosen hingga tukang parkir.
"Di DIY, investor sudah mulai merata, dari dosen, mahasiswa, pengusaha, pedagang warmindo, bahkan pedagang angkringan sampai tukang parkir juga ada," ucap Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza, Sabtu (12/8/2023).
Dia menjelaskan, pasar modal Indonesia baru saja meluncurkan kampanye 'Aku Investor Saham'. Ini merupakan kelanjutan dari kampanye sebelumnya yaitu Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal (Genta Pasar Modal) dan Yuk Nabung Saham.
Tujuan dari kampanye 'Aku Investor Saham' adalah untuk mendorong peningkatan jumlah investor yang saat ini berjumlah sekitar 11 juta investor. Diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia.
Baca juga: Bayi Tertukar di Bogor, Ketahuan Setelah 1 Tahun, Kok Bisa? Berikut Kronologinya
"Pasar modal Indonesia terus bertumbuh, juga sudah sangat terbuka untuk semua lapisan masyarakat. Semua memiliki hak yang sama dalam memanfaatkan industri pasar modal untuk kehidupan yang lebih baik dan menjadi lebih sejahtera," paparnya.
Irfan menceritakan, kampanye Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal diluncurkan pada 2014. Kampanye ini menjadi pengingat bahwa ada sesuatu yang harus dilakukan, yakni berinvestasi. Kemudian pada 2015, ada program kampanye 'Yuk Nabung Saham'.
"Dengan itu Pasar Modal di Indonesia bertumbuh dari 281.000 investor menjadi 11 juta investor, sudah banyak masyarakat yang turut andil menorehkan cerita di pasar modal Indonesia. Sehingga di HUT ke-46 pasar modal Indonesia, BEI meluncurkan kampanye baru 'Aku Investor Saham'."
Potensi Besar
Lebih lanjut dia mengatakan, angka 11 juta investor ini masih terhitung kecil. Sebab potensinya masih sangat besar. "Seharusnya masih banyak bahkan ratusan juta masyarakat yang dapat menikmati potensi pertumbuhan pasar modal Indonesia," lanjutnya.
BEI Yogyakarta mencatat pada Juli 2023 terjadi penambahan 3.300 investor. Sehingga total investor DIY mencapai 167.045 investor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kustomfest 2026 di Jogja hadir 10-11 Oktober dengan charity riding, dukungan pendidikan anak, musik, kuliner, dan tema High Octane.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.