Baguna PDI Perjuangan Jogja Gelar Simulasi Bencana di Gajahwong
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Perusahaan yang bergerak di bidang management building, event organizer, dan advertising, Jaecindo Indah merayakan ulang tahun yang ke-25 tahun pada Jumat (9/9/2023)./Istimewa
JOGJA—Jaecindo Indah baru saja berulang tahun yang ke-25 tahun pada Jumat (8/9/2023). Di usia yang baru, perusahaan yang bergerak di bidang management building, event organizer, dan advertising tersebut akan memperluas bisnisnya ke area baru.
Direktur Jaecindo Indah, Jacky Latupeirissa menuturkan bahwa bisnisnya sudah dimulai sejak krisis moneter pada 1998. Setelah bertahan 25 tahun, sudah banyak jatuh bangun dan tantangan yang dihadapi, salah satunya pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh dunia.
"Kemarin Corona hampir tiga tahun, berdampak juga ke usaha kami. Saat itu, pemasukan berkurang sampai 60 persen, karyawan berkurang, dan beberapa outlet tutup, tapi ternyata kami bisa bertahan sampai saat ini dan kondisi perekonomian sekarang mulai membaik," tutur Jacky kepada Harian Jogja, Sabtu (9/9/2023).
Bisnis yang bisa bertahan puluhan tahun tentu ada strateginya. Jacky menyebut ada dua resep yang dia gunakan untuk mempertahankan bisnis hingga saat ini.
Baca juga: Olahraga Pagi atau Malam Tidak Jadi Soal, Perhatikan Kesiapan Tubuh
"Resep yang pertama dalam bisnis ialah berharap, berpasrah, dan bersandar kepada Tuhan. Resep yang kedua tentu bekerja keras," ujarnya.
Selain itu, ia juga meyakini bahwa kemampuan bisnis yang baik diiringi dengan kepekaan membaca peluang. "Dalam usaha itu kan banyak hambatan yang terjadi, tapi kita harus melatih kepekaan kita untuk melihat kelemahan kita di mana. Dengan tantangan itu, kita perlu gerak cepat. Kalau terlalu lama bergerak, nanti pasarnya tidak mendukung," kata dia.
Jacky yang juga menekuni usaha pusat kulakan ponsel dan komputer ini berharap usahanya bisa terus berkembang ke area yang lebih luas.
"Kami saat ini sudah mencakup Jogja-Jawa Tengah. Dalam waktu dekat, kami rencana pengembangan ke kota-kota lain di Jawa Tengah seperti Purwokerto dan Purworejo untuk bidang handphone dan komputer, lalu untuk bidang advertising rencananya kami perluas ke Magelang dan Salatiga," kata tokoh masyarakat Maluku ini. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Pemkab Gunungkidul mengambil alih pengelolaan retribusi wisata di TPR Kemadang setelah ditemukan kebocoran penarikan retribusi.
Harga ayam dan telur mulai naik seiring program MBG kembali berjalan. Dapur SPPG diminta membeli bahan baku langsung dari peternak.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.