Libur Panjang 1 Mei, Okupansi Hotel Jogja Diprediksi Naik
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA— Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyebut bakal melakukan pengecekan ulang data Sensus Pertanian 2023 ke lapangan pada pertengahan Oktober 2023 mendatang.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan saat ini proses entry data sudah rampung dilaksanakan berdasarkan data lapangan yang berakhir pada Juli 2023 lalu.
Setelah itu ada tahapan verifikasi data, sebab data yang dihimpun beragam. Jika ada anomali maka akan dilakukan pengecekan ulang ke lapangan.
BACA JUGA: BPS DIY Ungkap Terjadinya Deflasi Pada Agustus 2023. Komoditas Ini Penyumbangnya
"Misalnya satuan ikan yang dijual kok terlalu kecil, kok anomali, ternyata yang dijual bibitnya. Nah hal-hal kayak gini harus kami kroscek gak serta merta oh ini keliru, tidak, di dalam statistik ada yang namanya verifikasi," ucapnya, Jumat (29/9/2023).
Sehingga ada kemungkinan sebagian masyarakat akan kembali didatangi petugas untuk melakukan verifikasi. Untuk menghasilkan data yang berkualitas, kata Herum, semua rangkaiannya harus dikawal.
"Jadi setelah verifikasi ada pengolahan-pengolahan selanjutnya, sehingga insyaallah nanti Desember kami bisa berikan angka sementara," jelasnya.
Menurutnya saat ini proses yang sedang berjalan adalah pengolahan data. Dia berharap agar tidak terlalu banyak data yang perlu di kroscek. Pengecekan secara internal masih akan berlangsung sampai pertengahan Oktober 2023, dan jika ada yang perlu dicek ulang ke lapangan akan dilakukan setelahnya.
BACA JUGA: Larangan Social Commerce Terbit, Berikut Tanggapan Tokopedia, Shopee hingga TikTok
"Kami sedang pengecekan, dari sekian KK di DIY, setiap KK sendiri kan ada sekian pertanyaan, kami masih di dalam istilah pengolahannya ada query di cek kembali item-item mana yang dalam tanda petik perlu konfirmasi perlu cek dan mudah-mudahan gak terlalu banyak," ungkapnya.
Proses pengecekan ulang akan berakhir pada akhir Oktober 2023 dan akan dilanjutkan dengan proses diseminasi angka sementara pada November 2023. Pada bulan tersebut juga akan dilakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Provinsi, Kabupaten, dan Kota.
"[OPD] yang berkaitan dengan kegiatan pertanian dan akan kami panggil dalam sebuah Rakor di November nanti."
Sensus Pertanian 2023 merupakan sensus ketujuh yang digelar setiap dasawarsa. Sensus ini cukup strategis di tengah isu tentang pangan dunia. Sensus pertanian akan menjawab perkembangan pertanian selama 10 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.