Desil Kesejahteraan Naik, BPS: Bukan Berarti Warga Makin Kaya
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Tangkapan layar saat Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono dalam konferensi pers, Senin (2/10/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA—Tingginya harga beras dan kenaikan harga BBM nonsubsidi dinilai menjadi pemicu terjadinya inflasi di DIY. Tak hanya di DIY, kedua komoditas itu juga memicu inflasi di tingkat nasional.
Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat di DIY terjadi inflasi sebesar 0,29% (month-to-month/mtm) pada September 2023. Adapun, secara tahunan (year-on-year/yoy) inflasi yang terjadi sebsar 3,30% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 2,18%.
Statistisi Ahli Utama BPS DIY, Sentot Bangun Widoyono mengatakan andil inflasi paling besar berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yakni sebesar 0,60% dengan andil 0,14%; sektor transportasi 0,42% dengan andil 0,06%; dan kelompok kesehatan 0,83% dengan andil 0,02%.
"Kenaikan harga-harga di DIY utamanya disebabkan oleh sumbangan dari beras. Ini naik cukup besar 6,28 persen dibandingkan kondisi bulan sebelumnya sehingga menyumbang inflasi 0,20 persen," ucapnya dalam konferensi pers, Senin (2/10/2023).
Tingginya harga beras, kata dia, didorong oleh kenaikan harga di tingkat petani dan penggilingan akibat kemarau panjang. Inflasi bulan ini juga disumbang oleh bensin yang mengalami kenaikan harga 1,80% dengan andil pada inflasi 0,07%.
BACA JUGA: BPS DIY Catat Inflasi Bulanan Juli 2023 Sebesar 0,28%
Inflasi bulan ini tertahan oleh komoditas telur ayam ras yang mengalami penurunan harga sebesar 8,87% dengan andil 0,08%, bawang merah 19,54% dengan andil 0,05%, cabai rawit 10,51% dengan andil 0,01%, dan angkutan udara 1,10% dengan andil 0,02%.
"Angkutan udara akibat demand selama September yang cenderung turun setelah libur panjang Juli, akibatkan penurunan harga pesawat angkutan udara 1,10 persen sumbang deflasi 0,02 persen,” ujar dia.
Lebih lanjut, dia mengatakan beras juga menjadi komoditas penyumbang inflasi secara tahunan. Dia mengatakan dalam periode September 2022-September 2023 terjadi kenaikan harga beras 18,80% dengan andil 0,56%. Kemudian rokok kretek filter yang harganya diatur oleh pemerintah mengalami kenaikan 16,98% dengan andil 0,28%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Pakar ULM mengingatkan bahaya kabut asap karhutla dan membagikan enam langkah melindungi diri dari paparan PM2.5.
Chelsea menang 3-2 atas Fulham di Craven Cottage lewat gol Joao Pedro, Morgan Rogers, dan Cole Palmer dalam drama lima gol.
Cek jadwal KSPN Jogja Selasa 25 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View, Pantai Drini dan Pantai Parangtritis, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Menhut dan Menteri LH tak hadir dalam rapat karhutla yang dipimpin Presiden Prabowo.