Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Menteri Keuangan Purbaya. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada paruh pertama 2026 mampu melampaui 5,5 persen. Proyeksi ini didorong oleh penguatan fondasi ekonomi serta berbagai kebijakan percepatan yang tengah dijalankan pemerintah.
Optimisme tersebut disampaikan Purbaya saat peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, yang menjadi salah satu momentum penguatan pasar keuangan domestik.
“Triwulan I mungkin akan tumbuh 5,5 persen ke atas. Triwulan kedua juga seperti itu,” kata Purbaya.
Ia menjelaskan, pemerintah kini fokus membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat agar pertumbuhan dapat terus berakselerasi dalam jangka menengah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.
Satgas tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan diharapkan mampu mempercepat realisasi berbagai program prioritas yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, Kementerian Keuangan juga melakukan pembenahan internal untuk meningkatkan kontribusi fiskal terhadap perekonomian nasional. Reformasi difokuskan pada penguatan kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Purbaya menyebut langkah reformasi tersebut mulai menunjukkan hasil positif, tercermin dari pertumbuhan penerimaan pajak yang mencapai 20,7 persen pada Maret 2026.
Menurutnya, capaian ini menjadi indikator bahwa perekonomian domestik memiliki daya tahan yang kuat di tengah ketidakpastian global, sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih tinggi ke depan.
“Jadi, kalau sebelumnya pertumbuhan ekonominya 5 persen, ke depan kita akan tumbuh lebih cepat lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut, pemerintah masih memiliki ruang untuk mendorong aktivitas ekonomi pada kuartal II-2026, mengingat periode berjalan baru memasuki April. Berbagai stimulus disiapkan guna menjaga momentum pertumbuhan, termasuk percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga agar aliran dana lebih cepat terserap ke dalam perekonomian.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional dapat mencapai sekitar 5,7 persen pada kuartal II-2026, seiring upaya menjaga stabilitas sekaligus mendorong ekspansi ekonomi yang berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan