Indeks Demokrasi Indonesia di Jateng Terus Membaik, Nilainya Melampaui
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
PT Bank BTPN Syariah merelokasi kantor cabang demi meningkatkan layanan pendanaan dan melestarikan penyangga cagar budaya ke Jl. Cik Ditiro No. 6, Kel. Terban, Kec. Gondokusuman, D.I Yogyakarta. (IST)
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai bank umum syariah yang fokus menghimpun dana dari keluarga sejahtera serta menyalurkan kepada keluarga inklusi sejak 2010, BTPN Syariah terus berikhtiar menjadi organisasi yang terus tumbuh bersama menginspirasi bagi seluruh stakeholder untuk mewujudkan niat baik lebih cepat.
Dalam menghimpun dana dari keluarga sejahtera, BTPN Syariah berkomitmen memberikan produk dan layanan yang tepat bermanfaat, imbal hasil yang tepat, serta membuka kesempatan kepada seluruh pihak untuk bersama-sama dalam memberdayakan umat inklusi di Indonesia. Demi terus meningkatkan layanan pendanaan yang berorientasi kenyamanan dan kepuasan nasabah di DIY, BTPN Syariah merelokasi Kantor Cabang Syariah ke Jl. Cik Ditiro No. 6 RT 059 RW 12, Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja.
“Kehadiran kantor cabang di DIY ini sebagai salah satu upaya kami untuk mendekatkan diri kepada para pihak yang yang memiliki misi dan kepedulian yang sama berlandaskan prinsip syariah, untuk melangkah tepat memberdayakan umat,” kata Direktur BTPN Syariah, Dewi Nuzulianti di sela-sela peresmian KC DIY BTPN Syariah, Rabu (4/10/2023) malam.
Selain itu, kehadiran kantor cabang di DIY juga memberikan pengalaman langsung bagaimana BTPN Syariah membuka kesempatan kepada nasabah pendanaan (para keluarga sejahtera) guna turut terlibat dalam program pemberdayaan masyarakat inklusi. “Di kantor cabang ini, nasabah pendanaan dapat langsung melihat karya nasabah pembiayaan yang menggunakan dana yang mereka simpan di BTPN Syariah,” kata Dewi.
Tak hanya itu, hal yang spesial dari relokasi kantor cabang di DIY, adalah BTPN Syariah berkesempatan untuk menjaga kelestarian bangunan yang menjadi penyangga cagar budaya yang dilindungi oleh Pemda DIY. Bangunan yang bertempat di Jalan Cik Ditiro ini dulunya merupakan tempat tinggal pejabat pemerintahan saat Ibu Kota Republik Indonesia dipindah ke DIY pada 1946.
Cerita yang memikat dari bangunan inilah yang membuat BTPN Syariah tidak mengubah struktur dasar bangunan. BTPN Syariah hanya melakukan sedikit penyesuaian pada interior untuk menampilkan identitas BPTN Syariah sebagai bank syariah yang inklusif, dan fokus pada pemberdayaan perempuan.
Hingga saat ini di DIY, per semester I, sudah terhimpun dana sebesar kurang lebih Rp110 miliar. Dana yang dihimpun dari keluarga sejahtera sepenuhnya disalurkan sebagai akses pembiayaan bagi jutaan ibu inklusi di pelosok Indonesia. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.