Rute Kapal Pinisi ke IKN Segera Dibuka, Bisa Lihat Orangutan, Pesut, dan Bekantan
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini tengah menyiapkan rute pelayaran kapal pinisi untuk wisata ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Buruh melakukan bongkar muat karung berisi beras di Gudang Bulog Divre Jawa Barat di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/1/2023)./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengamat pertanian Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Khudori memandang penambahan kuota impor beras 1,5 juta ton terlalu banyak.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah sepakat menambah kuota impor 1,5 juta ton seusai penugasan impor beras sebelumnya sebanyak 2 juta ton oleh Bulog rampung pada November 2023. "Negara harus memastikan punya stok beras yang memadai. Namun, tambahan impor 1,5 juta ton terlalu besar," ujar Khudori, Selasa (10/10/2023).
Meskipun begitu, Khudori mengakui bahwa importasi menjadi langkah paling memungkinkan saat ini untuk memenuhi stok cadangan beras pemerintah (CBP) dan stabilisasi harga beras.
Pasalnya, sejak awal tahun Bulog sudah kesulitan menyerap gabah petani lantaran harga yang tinggi menjauhi harga pembelian pemerintah (HPP). Mengandalkan produksi dalam negeri saja di tengah fenomena El Nino pun menjadi sesuatu yang tidak pasti.
BACA JUGA: Sah! Jokowi Izinkan Impor Beras 1,5 Juta Ton Akhir Tahun Ini
Menyitir data prognosa neraca pangan nasional yang dihimpun Bapanas per 20 September 2023, diperkirakan produksi beras tahun ini hanya sekitar 30,83 juta ton. Angka produksi itu merosot dari tahun-tahun sebelumnya sebanyak 31,54 juta ton pada 2022, dan 31,36 juta ton pada 2021. Sementara konsumsi tahun ini diproyeksikan mencapai 30,84 juta ton.
Angka konsumsi beras tersebut lebih tinggi dari konsumsi pada 2022 sebanyak 30,2 juta ton dan pada 2021 sebanyak 30,04 juta ton. "Sebenarnya saya tidak setuju impor, tapi dalam situasi seperti ini negara tidak boleh berjudi dengan ketidakpastian," ucap Khudori.
Namun, Khudori berpendapat, ihwal rencana impor beras skala jumbo itu, jumlah importasi beras harus dihitung secara cermat beserta waktu kedatangan beras di Indonesia. Beras impor harus dipastikan tiba sebelum panen raya berlangsung di tahun depan. "Mesti dipastikan tidak meleset. Agar [impor] tidak menimbulkan mudarat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini tengah menyiapkan rute pelayaran kapal pinisi untuk wisata ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.