Harga Pertamax Dprediksi Sulit Turun hingga Akhir 2026, Ini Penyebabnya
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Penggabungan usaha atau merger antara anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Citilink Indonesia dan Pelita Air dikabarkan mengalami perubahan rencana.
Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membahas skema penggabungan usaha yang mengalihkan lisensi penerbangan reguler Pelita Air ke Citilink. Pelita Air nantinya juga menjadi entitas anak dari Garuda Indonesia.
Terkait hal tersebut, President & CEO Citilink Indonesia, Dewa Rai menjelaskan skema merger tersebut kemungkinan akan berubah.
Kini Kementerian BUMN berencana memasukkan maskapai-maskapai pelat merah menjadi subholding pada holding BUMN Aviasi dan Pariwisata, yakni InJourney.
"Barangkali ada perubahan kebijakan setelah terjadi pembicaraan yang cukup serius di pemangku kepentingan. Saya tidak dapat memastikan, tetapi kemungkinannya merger itu tidak jadi," ujar Dewa dalam acara CEO Talks INACA di Jakarta, Kamis (2/11/2023).
Dewa mengatakan, Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air direncanakan masuk pada subholding aviasi di bawah manajemen InJourney. Adapun, proses masuknya maskapai-maskapai pelat merah ini ditargetkan rampung pada akhir 2023 hingga kuartal I/2024 mendatang.
Dia menjelaskan, saat ini Kementerian BUMN dan pihak terkait lainnya tengah mengkaji fundamental bisnis maskapai-maskapai tersebut sebelum diintegrasikan ke InJourney.
BACA JUGA: Garuda Indonesia Tawarkan Promo Diskon Tiket, Berikut Rutenya
Dewa memaparkan, ketiga maskapai tersebut nantinya akan tetap beroperasi sesuai dengan target pasarnya masing-masing. Secara rinci, Garuda Indonesia akan melayani segmen full service, Pelita Air melayani pasar medium, sedangkan Citilink akan melayani pasar low cost carrier (LCC). “Masing-masing maskapai sudah memiliki segmen pasarnya masing-masing. Jadi tidak perlu ada Citilink dan Pelita Air dilebur sepenuhnya menjadi produk yang sama,” kata Dewa.
Di sisi lain, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra belum berkomentar banyak terkait proses integrasi Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air ke InJourney. Hal ini karena proses diskusi masih terus dilaksanakan dan opsi penggabungan usaha dengan skema lain masih terbuka.
Namun, Irfan berharap proses penggabungan tersebut dapat selesai pada akhir 2023 ini. "Saya belum bisa ngomong apa-apa karena ini masih dibicarakan, masih ada beberapa kemungkinan," ujar Irfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga Pertamax diproyeksikan sulit turun hingga akhir 2026. Ekonom memperkirakan harga bisa turun sekitar Rp1.500 per liter.
Keppres pelunasan biaya haji 2027 ditargetkan terbit pekan ini. Rata-rata calon jemaah perlu menyiapkan dana sekitar Rp23 juta.
Anggota DPR RI Fraksi Golkar dari Dapil DIY, Gandung Pardiman, meninggal dunia di RS Panti Rapih pada Selasa pagi dan dimakamkan di Ponjong.
IHSG diproyeksi bergerak sideways di kisaran 5.280-5.450 saat investor menanti keputusan The Fed dan mencermati pelemahan rupiah.
Dua putra Menteri Haji dan Umrah mengundurkan diri dari jabatan tenaga ahli setelah penunjukan mereka menuai pro dan kontra di masyarakat.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (27/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis