Kunjungan Wisata ke Mal Saat Nataru Sesuai Ekspektasi

Anisatul Umah
Anisatul Umah Jum'at, 05 Januari 2024 23:17 WIB
Kunjungan Wisata ke Mal Saat Nataru Sesuai Ekspektasi

Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur Nataru, Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi

Harianjogja.com, JOGJA— Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APBI) DIY, Surya Ananta mengatakan pada saat momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024 jumlah kunjungan wisata ke mal di atas ekspektasi. Menurutnya capaian ini dirasakan oleh semua anggota APBI.

"Seluruh member kami di atas ekspektasi, melampaui semua target. Yang jelas Amplaz bisa 2,5x kunjungan dibandingkan saat normal," ucapnya yang juga menjabat General Manager Plaza Ambarrukmo, Jumat (5/1/2024).

BACA JUGA: Berikut Rincian Korban Luka dan Korban Jiwa Kecelakaan KA Turangga Vs KRL Bandung Raya

Dia menjelaskan berdasarkan pengamatan plat kendaraan mayoritas pengunjung berasal dari luar Jogjakarta. Puncak kunjungan terjadi saat pergantian tahun dengan digelarnya berbagai event seperti pusat kuliner hingga pesta kembang api.

"Pekan ini sudah melewati puncak, tapi belum anjlok karena sebagian anak sekolah masih pada posisi libur," jelasnya.

Lebih lanjut dia menyampaikan jika dilihat secara makro kunjungan wisata saat Nataru dan Idul Fitri sedikit ada perbedaan. Saat Nataru konteks kunjungannya adalah liburan. Kebetulan di Jogjakarta banyak tempat yang bisa dimanfaatkan untuk berlibur seperti di Gunungkidul dan lainnya, termasuk mal.

Sementara saat Idul Fitri pemicunya adalah mudik. Pemudik yang berasal dari Jogja dan sekitarnya. Saat mudik mereka sekaligus melakukan kunjungan wisata.

"Nataru ini lebih ke leisure liburan. Kami berbangga dan berbahagia Jogja sentra untuk liburan banyak opsi. Kami di industri mal jadi salah satu tujuan wisata," lanjutnya.

BACA JUGA: Profil dan Rute KA Turangga, Kereta Naas yang Bertabrakan dengan KRL Bandung Raya

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mengatakan capaian okupansi hotel saat Nataru rata-rata 98%, lebih baik dibandingkan tahun lalu di kisaran 80% maksimal di 95%. Ketua PHRI DIY Deddy Pranowo Eryono mengatakan capaian 98% ini terjadi di Kota Jogja dan Kabupaten Sleman.

"Sementara tiga kabupaten lainnya 85-95% ini juga cukup bagus karena tiga kabupaten ini jumlah kamarnya bertambah, dengan resort dan hotel baru," ucapnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online