Asita DIY Sebut Kelok 23 Bisa Buka Koridor Wisata Baru
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Pertumbuhan ekonomi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Ekonom Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Y. Sri Susilo mengatakan pemilihan umum (Pemilu) 2024 tidak berdampak langsung pada investasi di DIY. Sebab investasi di DIY lebih banyak yang bersifat menengah ke bawah.
"Investasi dan kondisi ekonomi DIY tidak terdampak langsung oleh hasil Pemilu. Kalau bicara investasi menengah ke bawah mereka tidak bergantung langsung pada kebijakan pemerintah," ucapnya, Kamis (15/02/2024).
Dia menjelaskan investasi yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, seperti hak guna usaha, perizinan, kebijakan pajak, dan lainnya yang kemungkinan akan menunggu. Namun investasi yang sifatnya mikro dan kecil, menengah bisa tetap jalan.
Menurutnya di DIY investasi yang sifatnya multinasional hanya ada satu dua saja di kawasan berikat. Investasi untuk produk bahan baku impor, yang kemudian keseluruhan hasilnya untuk ekspor seperti tekstil, produk tekstil di Bantul dan Sleman.
"Produk tekstil ini saya kira jalan terus karena tergantung pada permintaan ekspor. Multinasional kami ada kendala luas lahan, di DIY terbatas, kasusnya pada beberapa tahun lalu relokasi dari Jabodetabek ke Jawa Tengah larinya," ucapnya.
Baca Juga
Prabowo-Gibran Unggul di Quick Count Pilpres 2024, Begini Prediksi untuk IHSG
Airlangga Sebut Pemilu 2024 Perkuat Konsumsi Masyarakat
Pemilu Dongkrak Industri Kertas hingga Tumbuh 4,52%
Lebih lanjut dia mengatakan hasil pemilu berdasarkan quick count sejauh ini juga ditanggapi pasangan calon (Paslon) lain dengan smooth. Sejauh ini tidak ada gangguan yang berarti dan berdampak pada aktivitas perekonomian.
"Artinya tidak berdampak negatif hasil Pilpres Pemilu ini pada perekonomian DIY, jadi artinya perekonomian masih akan digerakkan ke depan pada Triwulan pertama dan mungkin triwulan II bahkan sampai 2024," jelasnya.
Properti dan Otomotif Bergeliat
Di sisi lain pasar properti dan otomotif menurutnya akan lebih bergeliat lagi. Jika kondisi tetap baik diperkirakan penjualan akan meningkat. Ia optimis kondisi akan stabil, melihat respons peserta Pemilu yang masih positif. "Otomotif roda dua akan lebih cepat pergerakannya dibandingkan roda empat, akan ada pertumbuhan."
Geliat pasar juga akan terjadi pada sektor properti. Sri memperkirakan kondisi di 2024 akan lebih baik dari 2023 lalu.
"Secara umum akan lebih baik dari 2023, ada kecenderungan untuk perbaikan. Properti saya kira juga dengan kondisi membaik, nanti bank akan support berikan kredit pasar properti, sebab properti butuh dukungan perbankan," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP