Ditanya Mengenai Komunikasi dengan Calon Presiden Baru, Sri Mulyani Pilih Jawab Ini

Newswire
Newswire Selasa, 20 Februari 2024 09:47 WIB
Ditanya Mengenai Komunikasi dengan Calon Presiden Baru, Sri Mulyani Pilih Jawab Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. /Suara.com-Umay Saleh

Harianjogja.com, JAKARTA–Hingga saat ini Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku belum ada komunikasi dengan calon presiden baru Indonesia dan memilih fokus mengurus APBN.

Sri Mulyani juga mengaku tak akan ikut campur soal transisi pemerintah negara dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan calon presiden (capres) yang unggul hasil quick count Pilpres 2024, yaitu Prabowo Subianto. Meskipun Presiden Jokowi akan lengser dan digantikan dengan sosok Kepala Negara baru, Sri Mulyani menegaskan belum ada komunikasi dengan calon pemimpin Negara selanjutnya. "Nanti itu [urusan transisi pemerintahan] biar bapak Presiden lah ya, aku enggak [ikut campur] lah, aku urusin APBN aja," ujarnya kepada wartawan ketika ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024).

Baca Juga

Ini Kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Soal Peran Pers untuk Demokrasi

Sri Mulyani Sebut Pendapatan Negara 2023 Melebihi Target, Tembus Rp2.725,4 Triliun

Sri Mulyani Dikabarkan Hengkang dari Kabinet, Begini Penjelasan Stafsus Presiden

Sri Mulyani melanjutkan mengamini bahwa nantinya dia bakal melakukan koordinasi dan pembahasan resmi antara pemerintah saat ini dengan yang akan datang. Namun, saat ini mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengaku akan lebih fokus berkoordinasi kepada Jokowi. "Namun, ya memang nanti tidak terhindarkan nanti ada pembahasan dengan pemerintah sekarang dan yang akan datang," pungkas Sri Mulyani.

Sebelumnya, Sri Mulyani mengaku telah memulai menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Hal ini ditandai dengan diskusi yang dilakukan Sri Mulyani bersama jajarannya membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.

Sebagaimana diketahui, APBN 2025 nantinya akan menjadi APBN yang akan digunakan oleh presiden pengganti Joko Widodo (Jokowi), apakah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, ataupun Ganjar Pranowo. Dalam unggahan Instagram pribadinya, @smindrawati, Bendahara Negara bersama jajaran eselon I Kemenkeu mulai mendiskusikan terkait dengan pembahasan awal APBN 2025. Pembahasan tersebut meliputi diskusi terkait KEM-PPKF 2025. “Pembahasan KEM-PPKF ini merupakan bagian dari langkah awal perancangan APBN tahun 2025,” ujarnya, Selasa (13/2/2024).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online