Veda Ega Start Posisi 21 di Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. /Suara.com-Umay Saleh
Harianjogja.com, JAKARTA–Hingga saat ini Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku belum ada komunikasi dengan calon presiden baru Indonesia dan memilih fokus mengurus APBN.
Sri Mulyani juga mengaku tak akan ikut campur soal transisi pemerintah negara dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan calon presiden (capres) yang unggul hasil quick count Pilpres 2024, yaitu Prabowo Subianto. Meskipun Presiden Jokowi akan lengser dan digantikan dengan sosok Kepala Negara baru, Sri Mulyani menegaskan belum ada komunikasi dengan calon pemimpin Negara selanjutnya. "Nanti itu [urusan transisi pemerintahan] biar bapak Presiden lah ya, aku enggak [ikut campur] lah, aku urusin APBN aja," ujarnya kepada wartawan ketika ditemui di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/2/2024).
Baca Juga
Ini Kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Soal Peran Pers untuk Demokrasi
Sri Mulyani Sebut Pendapatan Negara 2023 Melebihi Target, Tembus Rp2.725,4 Triliun
Sri Mulyani Dikabarkan Hengkang dari Kabinet, Begini Penjelasan Stafsus Presiden
Sri Mulyani melanjutkan mengamini bahwa nantinya dia bakal melakukan koordinasi dan pembahasan resmi antara pemerintah saat ini dengan yang akan datang. Namun, saat ini mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengaku akan lebih fokus berkoordinasi kepada Jokowi. "Namun, ya memang nanti tidak terhindarkan nanti ada pembahasan dengan pemerintah sekarang dan yang akan datang," pungkas Sri Mulyani.
Sebelumnya, Sri Mulyani mengaku telah memulai menyiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Hal ini ditandai dengan diskusi yang dilakukan Sri Mulyani bersama jajarannya membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025.
Sebagaimana diketahui, APBN 2025 nantinya akan menjadi APBN yang akan digunakan oleh presiden pengganti Joko Widodo (Jokowi), apakah Anies Baswedan, Prabowo Subianto, ataupun Ganjar Pranowo. Dalam unggahan Instagram pribadinya, @smindrawati, Bendahara Negara bersama jajaran eselon I Kemenkeu mulai mendiskusikan terkait dengan pembahasan awal APBN 2025. Pembahasan tersebut meliputi diskusi terkait KEM-PPKF 2025. “Pembahasan KEM-PPKF ini merupakan bagian dari langkah awal perancangan APBN tahun 2025,” ujarnya, Selasa (13/2/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
BMKG memprakirakan cuaca DIY hari ini didominasi berawan dan udara kabur, sementara Sleman berpotensi diguyur hujan ringan.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.