Tol Jogja-Solo: Exit Toll Bokoharjo Ditarget Fungsional Lebaran 2027
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Suasana di Terminal Giwangan, Rabu (3/4/2024)./Harian Jogja-Anisatul Umah.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagian pemudik sudah mulai memadati sejumlah terminal bus di DIY, salah satunya adalah di Terminal Tipe A Giwangan. Meski belum signifikan, arus mudik dari DIY sudah dimulai sejak akhir Maret.
Kepala Terminal Giwangan, Sigit Saryanto menjelaskan peningkatan penumpang saat ini sekitar 10-15%. Dia menduga peningkatan ini karena bersamaan dengan libur mahasiswa sehingga mereka mulai pulang ke kampung halaman. Menurutnya puncak arus mudik akan terjadi pada 6-7 April 2024 mendatang.
Di hari biasa, menurutnya, jumlah bus di Terminal Giwangan sekitar 650 unit dan saat ini sudah lebih dari 700 bus. Sementara jumlah penumpang yang saat hari biasa sekitar 7.500-8.200 unit, kini sudah mencapai kisaran 9.500-10.000 penumpang.
"Pada 6-7 April [saat puncak arus mudik] bisa menyentuh angka 17.000-20.000 berarti 100 persen [peningkatannya]. Prediksi saya [dibandingkan tahun lalu] melihat data tiga tahun terakhir akan mengalami peningkatan 10-15 persen," ucapnya ditemui di Terminal Giwangan, Rabu (3/4/2024).
Peningkatan pemudik tahun ini, kata dia, juga diperkuat dengan adanya konfirmasi mudik gratis. Di mana mudik gratis mewajibkan penumpang turun di terminal tujuan dalam hal ini Giwangan.
Posko mudik Lebaran juga sudah dibuka pada Rabu hari ini, dan akan berakhir pada 19 April 2024. Selama periode mudik lebaran jumlah petugas akan ditambah. Biasanya per sif ada 8-10 orang akan ditambah setidaknya jadi 15 orang. Terminal Giwangan juga meminta bantuan kepada instansi terkait.
"Kami dari segi sarana benar-benar memantau, jangan sampai ada penelantaran penumpang. Bus-bus reguler di Terminal Giwangan kalau sudah penuh kami datangkan bus-bus cadangan baik dari bus pariwisata dan lainnya," jelasnya.
BACA JUGA: Mudik Lebaran Lalu Lintas Jalan Wonosari Bantul Bakal Direkayasa, Ini Detailnya
Setiap bus juga sudah dilakukan ramp check untuk menjamin keselamatan. Sehingga bus untuk mudik bisa dalam kondisi aman dan nyaman. Dia menyebut bus masih banyak diminati dan menjadi alternatif selain kereta api dan pesawat.
Sudah banyak bus dengan fasilitas yang nyaman seperti eksekutif, sleeper, dan double decker. Dengan jarak tempuh yang sama, waktu yang dibutuhkan saat ini tidak terlalu jauh daripada kereta api, bahkan lebih cepat.
Dia menjelaskan sebagai Terminal Tipe A, Giwangan menjadi terminal asal dan tujuan. Berangkat dari Terminal Giwangan dan akan kembali lagi ke sini. Sementara Terminal Jombor adalah Tipe B sebagai terminal lintasan, sehingga tidak berhenti lama di sana.
"Sama [disini meningkat di Jombor juga], kan itu untuk masyarakat yang tinggal di Jogja bagian Utara. Lebih dekat di sana, gak masalah karena ini pelayanan. Semua bus yang berhenti di sana dari Giwangan."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Tol Jogja-Solo mencapai 98%. Jasa Marga menambah akses exit Tol Purwomartani menuju Bokoharjo yang ditargetkan fungsional saat Lebaran 2027.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.