Lahan Panen DIY April 2024 Diperkirakan 35.557 Hektare, Gunungkidul Terluas

Anisatul Umah
Anisatul Umah Selasa, 23 April 2024 13:57 WIB
Lahan Panen DIY April 2024 Diperkirakan 35.557 Hektare, Gunungkidul Terluas

Ilustrasi Jalan Usaha Tani./Antara

Harianjogja.com, JOGJADinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY memperkirakan luas panen padi DIY April 2024 mencapai 35.557 hektare. Paling luas adalah di Kabupaten Gunungkidul 23.803 hektare.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, R. Hery Sulistio Hermawan mengatakan setelah Gunungkidul disusul Kabupaten Sleman 6.383 hektar, Kabupaten Bantul 3.040 hektare, Kabupaten Kulonprogo 2.321 hektare dan Kota Jogja 9 hektare.

"Ini dari hasil monitoring kepada petani," ucapnya, Selasa (23/4/2024).

BACA JUGA: Lahan Pertanian di Kasihan Terserang Wereng, DKPP Bantul Lakukan Penyemprotan Insektisida


Dia menjelaskan sampai saat ini belum ada laporan mengenai gagal panen atau puso. Diperkirakan dari dari masa panen bulan ini akan menghasilkan sekitar 201.876 ton Gabah Kering Giling (GKG).

"Rata-rata produktivitas 5,8 ton per Ha. Kalau gagal panen belum ada laporan," lanjutnya.

Berdasarkan data pemantauan secara online di Harga Pangan Sleman pada 23 April 2024 harga beras premium stabil di harga Rp15.214 per kg, beras Bulog SPHP Rp10.975 per kg, dan beras medium Rp14.429 per kg.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut harga beras sudah stabil dan cenderung turun karena sudah memasuki masa panen. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan faktor lainnya adalah permintaan juga sudah turun.

"Kemarin-kemarin kan belum panen, permintaan naik, untuk takjil, kebutuhan industri makanan, zakat, bantuan," tuturnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online