Krisis Air Bersih Mulai Meluas di DIY, Puncak Kekeringan di Agustus
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Ilustrasi hotel./TripAdvisor
Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut reservasi hotel pada Mei 2024 rata-rata sudah mencapai 85%, dan diperkirakan masih bisa meningkat hingga 90%. Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo mengatakan ini menjadi kabar baik setelah sempat lesu saat lebaran kemarin. Dia menyebut lebaran 2024 turun sekitar 10-15% dibandingkan 2023.
Menurutnya reservasi di Juni 2024 juga sudah merangkak naik di kisaran 55% karena memasuki musim libur sekolah. Dia meminta momen ini tidak dimanfaatkan untuk aji mumpung baik bagi anggota PHRI DIY maupun pelaku wisata lainnya.
BACA JUGA: Daftar Terbaru 17 Bandara Internasional di Indonesia
"[Reservasi] Mei bikin kita bisa nafas. Yang penting kita berikan hospitality yang baik," ucapnya, Selasa (7/5/2024).
Deddy mengatakan pada Mei 2024 banyak wisatawan yang datang secara rombongan menggunakan bus-bus besar. Baik dari rombongan sekolah, instansi, dan juga keluarga. Menurutnya bus-bus besar akan banyak lalu lalang di DIY hingga akhir Juni 2024 mendatang.
Ia menyebut banyak instansi swasta yang menggelar meeting di DIY, sekaligus berwisata. Banyak perusahaan besar yang mengkombinasikan hal tersebut. Reservasi untuk Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) sudah sekitar 80%.
"Kami mohon maaf kalau ada rombongan bus besar yang bikin macet, ini pangsa pasar kami," tuturnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, Herum Fajarwati mengatakan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi hotel pada Maret 2024 baik bintang dan non bintang kompak turun. Hotel bintang secara bulanan atau (month-to-month/mtm) turun 14,24 poin dari 52,04% menjadi 37,8%. Secara tahunan atau (year-on-year/yoy) juga turun 11,8 poin dari Maret 2023 sebesar 49,6% menjadi 37,8%.
Hotel non bintang secara bulanan turun 0,08 poin dari 24,35% menjadi 16,27%. Dan secara tahunan turun 1,31 poin dari 17,58% menjadi 16,27%.
Herum menjelaskan rata-rata lama menginap hotel bintang 1,56 malam, naik 0,11 malam. Kelas bintang 5 rata-rata menginapnya lebih lama dibandingkan kelas lain yakni 2,02 malam. Hotel non bintang rata-rata lama menginap Maret juga naik dibanding Februari, yakni 1,21 malam atau naik 0,04 malam.
BACA JUGA: Grand Rohan Jogja Hadirkan Fasilitas Family Room untuk Liburan Bersama Keluarga
"Non bintang kelompok kamar lebih dari 40 kamar lama menginapnya paling lama yakni 1,5 malam," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan tamu menginap pada Maret 2024 sebanyak 431.695 orang, turun 33,25% dibandingkan Februari 2024. Sebanyak 415.644 orang atau 96% adalah tamu dari Indonesia, dan 16.051 orang atau 4% adalah tamu mancanegara.
Sementara jika dilihat sebarannya, 298.517 orang atau 69% menginap di hotel bintang, dan 133.178 orang atau 31% menginap di hotel non bintang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Sprint race MotoGP Inggris 2026 digelar malam ini di Silverstone, 22.00 WIB live Vidio. Marc Marquez mulai ancam Jorge Martin di puncak klasemen. Bezzecchi siap
Jadwal perpanjangan SIM Jogja Agustus 2026 melalui SIM Keliling, Drive Thru MPP, dan Satpas lengkap dengan syarat, biaya, serta lokasinya.
Jadwal perpanjangan SIM Sleman Agustus 2026 di Satpas, MPP, SCH, dan SIMMADE lengkap dengan syarat, lokasi, dan jam pelayanan.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Keliling malam di SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM dan layanan PKB tahunan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Agustus 2026 lengkap dengan layanan SIMMADE, Simenor Ngabuburit, MPP, Satpas, dan biaya perpanjangan SIM.