KAI Daop 6 Tutup Pelintasan Liar Sentolo-Rewulu demi Keselamatan
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
Sensus Pertanian - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY akan menggelar Survei Ekonomi Pertanian (SEP) 2024 pada Juni 2024 mendatang. SEP 2024 merupakan lanjutan dari Sensus Pertanian 2023.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan melalui SEP 2024 akan diambil sampel rumah tangga-rumah tangga yang punya usaha tani. Sifatnya door to door, untuk melihat lebih mikro atau lebih detail lagi tentang pola usahanya. "Insyaallah Juni, kami akan melakukan survei ekonomi pertanian," ucapnya, Rabu (8/5/2024).
Selain pola usaha, SEP 2024 juga untuk melihat bagaimana kondisi ekonomi dari kegiatan pertanian di DIY. Hasilnya akan rinci menurut masing-masing subsektor. "Sifatnya sampel, door to door tetapi tidak semuanya," lanjutnya.
Ketua Tim Sensus Pertanian 2023 BPS DIY, Rahmawati menyampaikan sampel dari SEP 2024 dipilih dari yang sudah didata dalam Sensus Pertanian 2023. Menurutnya pertanyaan yang disampaikan akan lebih rinci.
BACA JUGA: BPS Segera Gelar Sensus Pertanian Lanjutan Tahun Ini
Saat ini SEP 2024, kata Rahmawati, masih dalam tahap persiapan, yakni workshop instruktur utama SEP 2024. Pendataan di lapangan baru akan dimulai Juni 2024 mendatang. Ia menyebut di DIY sampel yang akan diambil sekitar 3.700 responden/usaha.
Menurutnya hasil dari SEP 2024 akan dirilis pada Desember 2024. "Sensus Pertanian 2023 lanjutan tahun ini berupa pendataan SEP 2024," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
DPRD DIY mengingatkan warga tidak mudah percaya isu kerusuhan Agustus dan meminta masyarakat lebih cermat memilah informasi.
Prabowo meresmikan 3.395 jembatan TNI-Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI AD di seluruh Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Gempa Kolombia menewaskan 265 orang dan merusak 53.526 rumah. Presiden Abelardo de la Espriella menetapkan status darurat ekonomi.
DPRD Kulonprogo meminta Pemkab menyiapkan solusi permanen kekeringan, termasuk pemetaan wilayah dan pembangunan sumber air alternatif.
BPKAD Kota Jogja mengembangkan SIAP, sistem pengingat digital untuk mendorong penarikan APBD tepat waktu dan mencegah penumpukan.