Microsoft Kembali PHK Ratusan Karyawan di Bisnis Cloud Azure

Rika Anggraeni
Rika Anggraeni Selasa, 04 Juni 2024 21:37 WIB
Microsoft Kembali PHK Ratusan Karyawan di Bisnis Cloud Azure

Microsoft

Harianjogja.com, JAKARTA—Microsoft dikabarkan kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawan dari bisnis komputasi awan atau cloud Azure. Kabar ini menambah daftar angka PHK yang masuk ke di industri teknologi pada sepanjang enam bulan pertama 2024.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Business Insider, dilansir pada Selasa (4/6/2024), PHK tersebut memengaruhi tim-tim Azure for Operators dan Mission Engineering. “Salah satu orang memperkirakan pemotongan pekerjaan di Azure for Operators melibatkan hingga 1.500 pemotongan pekerjaan,” ungkap laporan Business Insider menurut sumber anonim.

Adapun tim-tim Azure for Operators dan Mission Engineering adalah bagian dari sebuah organisasi yang dibuat untuk menampung proyek-proyek besar Microsoft. Organisasi yang lebih luas ini dibuat pada 2021 dan disebut Strategic Missions and Technologies (SMT).

Business Insider menyebut tim ini dipimpin oleh mantan bos Azure Jason Zander, dan menggabungkan inisiatif-inisiatif terkini seperti komputasi kuantum dan luar angkasa bersama bisnis awan pemerintahnya.

Sementara itu, dikutip dari Seeking Alpha pada Selasa (4/6/2024), Microsoft memberhentikan 10.000 karyawan pada Januari lalu. Dan awal tahun ini perusahaan kembali memangkas 1.900 karyawan dari peran di Activision Blizzard, Xbox, dan Zenimax.

Baca Juga

CEO Microsoft Disebut Bakal ke Indonesia Bahas Investasi, Menkominfo: Akhir Bulan Ini

Bos Microsoft Satya Nadella Kunjungi Indonesia Bawa Investasi Rp28 Triliun, Ini Peruntukannya

Kolaborasi Truecaller-Microsoft Memungkinkan Anda Jawab Telepon Pakai Suara AI

Sepanjang pertengahan tahun ini, terdapat 306 perusahaan teknologi telah memberhentikan 89.333 karyawan, menurut Layoffs.fyi, situs pelacak lapangan kerja di sektor teknologi. Sebelumnya, platform sosial media TikTok juga berencana melakukan PHK karyawan yang sebagian besar berasal dari tim operasi pengguna global, konten, dan pemasaran TikTok. Berdasarkan laporan The Information, TikTok telah memberitahu karyawan bahwa mereka berencana melakukan PHK yang signifikan dalam tim operasi dan pemasaran mereka.

Namun, jumlah pasti PHK tersebut tidak dapat diketahui, tetapi karyawan mengatakan bahwa PHK TikTok akan memengaruhi sebagian besar dari sekitar 1.000 orang yang bekerja di operasi pengguna global TikTok, konten, dan pemasaran. Dalam laporan tersebut, karyawan menyampaikan bahwa TikTok akan mengirimkan pemberitahuan PHK ke sejumlah staf. TikTok berencana untuk membubarkan tim operasi pengguna globalnya. Tim ini menangani dukungan pengguna dan komunikasi pengguna. Namun, karyawan yang tersisa dari tim operasi pengguna global akan dialihkan ke tim lain, seperti tim kepercayaan dan keselamatan (trust and safety), pemasaran (marketing), konten dan produk TikTok.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online