MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kick Off QRIS Jelajah Indonesia 2024 di Kantor BI DIY, Sabtu (20/7/2024)./istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY menggandeng anak muda untuk memperkuat ekosistem pembayaran digital, inklusi keuangan, hingga promosi wisata unggulan di DIY melalui kompetisi QRIS Jelajah Indonesia. BI DIY melepas 60 peserta tergabung dalam 20 tim untuk mengikuti kompetisi ini di kantor BI Perwakilan DIY, Sabtu (20/7/2024).
QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta berlangsung pada 20- 21 Juli 2024 mengusung tema 'Jelajah Indonesia Makin Praktis Pakai QRIS'. Tema ini menjadi salah satu kampanye flagship dalam rangka memperkenalkan dan memperluas digitalisasi sistem pembayaran dengan metode yang kekinian.
Kepala Perwakilan BI DIY Ibrahim mengatakan program ini dikemas dalam bentuk kompetisi yang dilakukan secara serentak di 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) BI. Peserta akan melakukan berbagai misi dalam rangka kampanye inisiatif digitalisasi sistem pembayaran serta misi pembuatan konten digital kreatif.
"Kolaborasi BI dengan generasi muda yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat memperkuat ekosistem sistem pembayaran melalui perluasan akseptasi pembayaran digital," ucapnya dalam keterangan resminya, Minggu (21/7/2024).
Dia menjelaskan pentingnya digitalisasi dalam memperkuat sistem pembayaran dan inklusi keuangan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. QRIS Jelajah Indonesia di Yogyakarta diisi dengan berbagai misi, menggabungkan edukasi terkait sistem pembayaran digital melalui eksplorasi destinasi wisata unggulan di DIY.
BACA JUGA: OJK DIY Targetkan Inklusi Keuangan di Atas 90 Persen Tahun Ini
Misi-misi tersebut mencakup edukasi mengenai QRIS, BI-Fast, Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU-PPT), Elektronifikasi, dan Perlindungan Konsumen.
Menurutnya, BI DIY juga menggandeng Dinas Pariwisata DIY melalui penggunaan aplikasi Visiting Jogja dalam penyelesaian misi pada QRIS Jelajah Indonesia Yogyakarta. Aplikasi ini merupakan portal informasi dan promosi destinasi wisata di DIY yang memudahkan wisatawan dalam melakukan pemesanan hingga pembayaran tiket destinasi wisata menggunakan QRIS.
Dalam kesempatan yang sama diluncurkan juga 'Jogja QRIStimewa'. Kampanye perluasan akseptasi pembayaran digital kantor perwakilan DIY. Logo Jogja QRIStimewa merepresentasikan semangat kolaborasi antar stakeholder di DIY dalam menjadikan QRIS sebagai alat pembayaran yang
istimewa bagi masyarakat Yogyakarta.
"Logo ini menggabungkan elemen budaya dan sejarah Yogyakarta seperti Tugu Golong Gilig, motif batik nitik, serta motif ukiran kayu khas Jogja dengan simbol QRIS yang modern," jelasnya.
Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY, Yuna Pancawati mengatakan Pemda DIY mendukung penuh Kick Off QRIS Jelajah Indonesia – Yogyakarta 2024. Sebagai salah satu langkah nyata dalam mendorong digitalisasi pembayaran daerah khususnya dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah.
"Sehingga tercipta ekosistem ekonomi digital yang inklusif, aman, dan berkelanjutan," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Korban tewas di Gaza mencapai 74.016 orang sejak 7 Oktober 2023. Sebanyak 175.068 warga Palestina dilaporkan terluka.
Laga Persiku Kudus vs PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung Bantul batal digelar karena rekomendasi keamanan dari polisi tak terbit.
Borobudur 100 di Magelang pada 19-20 Desember 2026 menggabungkan olahraga lari dengan aksi sosial untuk membantu penyandang cerebral palsy.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.