GAS Fest 2026 Hadirkan Panggung Lintas Genre, Dihadiri Ribuan Penonton
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Ilustrasi pasar modal. /Bisnis Indonesia-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta menyebut pasar modal syariah di DIY potensinya besar. Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan pertumbuhan investor pasar modal syariah DIY masuk sepuluh besar nasional.
Ia menyampaikan berdasarkan data per Maret 2024 jumlah investor syariah nasional mencapai 143.784 investor. Dari jumlah ini DIY menyumbang 9.136 investor syariah atau 6% dari jumlah investor nasional. Menduduki peringkat lima setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
BACA JUGA : Belum Ada Perusahaan DIY yang Daftar IPO Tahun Ini, BEI DIY Ungkap Kendalanya..
Adapun total nilai transaksi Rp1,1 triliun per Maret 2024, DIY menyumbang Rp26 miliar atau 2% dari total transaksi. Menduduki peringkat ketujuh setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur. "Jogja secara nasional masuk sepuluh besar pertumbuhan investor," ucapnya, Kamis (8/8/2024).
Menurutnya pertumbuhan investor syariah ini cukup menggembirakan. Ia mengatakan untuk menumbuhkembangkan pasar modal syariah, BEI DIY berfokus pada tiga hal, yakni jumlah investor, jumlah emiten, dan sumber daya manusia.
Irfan mengatakan khusus untuk investor syariah memang belum besar secara persentase. Akan tetapi lonjakannya cukup menggembirakan. Ia menyebut banyak perusahaan sekuritas yang punya sistem online trading syariah.
"Cukup terbantu dengan adanya ini dan pertumbuhannya semakin meningkat. Disamping ada galeri investasi syariah," ujarnya.
Senada dengan pasar modal konvensional, BEI DIY juga mendorong perkembangan duta pasar modal syariah. Sehingga jumlah investor pasar modal syariah di DIY semakin bertumbuh.
BACA JUGA : BEI DIY Catat Penambahan 4.225 Investor Baru Juni 2024
Ia mengatakan saat ini BEI DIY sedang membuat program eduwisata bersama dengan teman-teman kampus dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK). Khusus yang syariah juga akan dibuat. Eduwisata ini berisi tiga hal, edukasi terkait kampus, edukasi tentang industri jasa keuangan, dan wisata.
"Nanti edukasinya kami balut syariah, misal perbankan syariah, pasar modal syariah, dan asuransi syariah," kata Irfan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GAS Fest 2026 di Stadion Mandala Krida Jogja menghadirkan TIPE-X, Aftershine, Dipha Barus hingga Mentik Wangi dalam konser lintas genre.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
Juru Bicara OIKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada usia 58 tahun di IKN, Kalimantan Timur.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers dan menargetkan membawa klub tersebut meraih gelar juara NBA kelima dalam kariernya.