Eks Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Jual Beli Gas
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Ilustrasi investasi - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia (BI) Anastuty Kusumowardhani mengatakan adopsi teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi dan perluasan akses pasar dari usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Studi menunjukkan bahwa adopsi teknologi digital oleh UMKM diyakini dapat meningkatkan efisiensi efektivitas dan perluasan akses pasar UMKM sehingga dapat meningkatkan daya saing dan mendorong UMKM naik kelas," kata Anastuty dilansir Antara, Selasa (27/8/2024).
BACA JUGA : BI DIY Sebut Beras Jadi Penyumbang Utama Deflasi Juni 2024
Ia menuturkan UMKM memiliki peranan penting dalam perkembangan ekonomi Indonesia. Sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 64 persen dan berkontribusi sebesar 15,65 persen terhadap ekspor non migas.
Dari jumlah unit usaha, terdapat 65,5 juta UMKM atau mencapai 99 persen dari keseluruhan unit usaha. Dengan jumlah tersebut, kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja mencapai 96,92 persen dari total tenaga kerja dan 80 persen diantaranya adalah perempuan.
"Dengan kontribusi tersebut tidak dapat dipungkiri UMKM pun memiliki peranan krusial pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Ia mengatakan salah satu jurnal mengungkapkan bahwa teknologi digital dapat meningkatkan efisiensi dan peningkatan produktivitas yang mendorong UMKM untuk naik kelas dari usaha mikro hingga usaha besar yang lebih tangguh dan kompetitif dengan lingkup yang lebih besar untuk menciptakan tenaga kerja.
Studi yang lain mengemukakan bahwa UMKM yang mengadopsi teknologi digital dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan nilai tambah sebesar 25 persen dan produktivitas sebesar 17 persen.
Selanjutnya, ada studi yang menekankan bahwa transformasi digital dapat mendorong pertumbuhan produktivitas, menurunkan biaya transaksi integrasi ke pasar global serta meningkatkan produktivitas akses ke sumber pembiayaan dan layanan pemerintah.
BACA JUGA : Perkarya Pemahaman Media tentang Bank Sentral, BI DIY Gelar Capacity Building
Anastuty mengatakan digitalisasi UMKM di Indonesia menunjukkan potensi yang sangat besar. Berdasarkan data dari Asosiasi E-Commerce Indonesia, terdapat 25,3 juta UMKM atau sekitar 39 persen telah on boarding di saluran e-commerce pada tahun 2023.
Akselerasi QRIS juga terus berlanjut dengan dominasi merchant UMKM. Per Mei 2024 mayoritas transaksi QRIS merupakan transaksi yang berasal dari merchant UMKM yaitu 390,14 juta transaksi atau 75 persen dan Rp32,86 triliun atau sekitar 74 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mantan Dirut PGN Hendi Prio Santoso dituntut lima tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi jual beli gas yang merugikan negara Rp255 miliar.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.