Menguap Ternyata Membantu Membersihkan dan Mengatur Cairan Otak
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyebut ada kemungkinan beras masih akan menjadi komoditas penyumbang inflasi sampai ada panen raya. Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara musiman biasanya saat kemarau harga gabah cenderung naik, sehingga turut mengerek kenaikan harga beras.
Akan tetapi menurutnya jika banyak pasokan dari daerah lain, sehingga kebutuhan tercukupi, maka harganya bisa relatif stabil.
"Ada kemungkinan seperti itu ketika jumlah panenan gak sebesar atau belum mencukupi kebutuhan yang ada," kata Herum, Senin (9/9/2024).
BACA JUGA : BPS Catat Ada Kenaikan Inflasi di Kota Jogja Imbas Naiknya Harga BBM
Herum menjelaskan perkembangan harga gabah Agustus 2024 berdasarkan observasi 70 transaksi di mana sebesar 57,14% berupa Gabah Kering Giling (GKG) dan 42,86% berupa Gabah Kering Panen (GKP), didapatkan harga gabah tertinggi sebesar Rp7.100 per kg pada kualitas GKG varietas Inpari, Mentik Wangi dan IR 64.
Sementara harga terendah Rp5.600 per kg, terjadi pada kualitas GKP varietas Inpari dan Mentik Wangi. Secara bulanan atau (month-to-month/mtm) rata-rata harga gabah Agustus 2024 di tingkat petani kualitas GKG naik 2,72% menjadi Rp6.860 per kg. Di tingkat penggilingan juga naik 2,74% menjadi Rp6.952,5 per kg.
Lalu GKP di tingkat petani naik 1,34% menjadi Rp5.960 per kg dan di tingkat penggilingan naik 1,17% menjadi Rp6.011,67 per kg "Pada bulan agustus ini kami tidak menemukan gabah yang diluar kualitas," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan ada kebijakan kenaikan HPP berdasarkan Perbadan no.4 tahun 2024 tanggal 5 Juni 2024. Di mana HPP GKG tingkat penggilingan Rp7.300 per kg, GKP tingkat petani Rp6.000 per kg, dan GKP tingkat penggilingan menjadi Rp6.100 per kg.
Sehingga rata-rata harga gabah di tingkat penggilingan dari Agustus 2023 terhadap Agustus 2024 atau (year-on-year/yoy) GKG naik 16,68%, kemudian GKP mengalami kenaikan 20,76%. "Jadi kenaikan ini dipicu juga ada kebijakan baru."
Dosen Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMY, Oki Wijaya mengatakan potensi kekeringan yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY punya dampak signifikan pada sektor pertanian. Produktivitas tanaman bisa turun karena keterbatasan air.
Ia menyebut tanaman yang kurang air tidak bisa mencapai hasil yang optimal. Dalam kasus yang ekstrem bisa terjadi gagal panen. Khususnya bagi tanaman yang bergantung pada ketersediaan air seperti padi.
BACA JUGA : BPS Menyebut Makanan Sumbang Inflasi 2,53% di Jogja
"Tidak hanya terbatas pada penurunan hasil pertanian, tetapi juga dapat mengurangi pendapatan petani secara signifikan," ucapnya.
Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah mitigasi yang efektif, seperti optimalisasi sistem irigasi, penerapan teknologi pertanian yang hemat air, serta diversifikasi tanaman, untuk mengurangi risiko dampak negatif dari kekeringan terhadap sektor pertanian di DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penelitian terbaru mengungkap bahwa menguap membantu mengatur cairan otak, menjaga suhu tubuh, hingga mendukung pembuangan limbah metabolisme.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.