Ekspor DIY Tembus 47,47 Juta Dolar, Industri Pengolahan Paling Dominan
Ekspor DIY Mei 2026 naik tipis, industri pengolahan dominan. Simak data lengkap ekspor, impor, dan surplus neraca perdagangan terbaru.
Suasana SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Umbulharjo, Jumat (30/8/2024). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—PT Pertamina Patra Niaga termasuk Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terus mendorong pendaftaran QR Code untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengatakan hingga 25 September 2024 jumlah pendaftar QR Code mencapai 125.074 untuk wilayah DIY. Kemudian untuk wilayah Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 746.886.
"Kendaraan terverifikasi based Nopol update 25 September 2024 Jateng 746.886, DIY 125.074," ucapnya beberapa hari lalu.
Dia menjelaskan pendaftaran QR Code bisa dilakukan dengan mudah. Apabila ada kendala bisa menghubungi Pertamina Call Center 135, melalui berbagai channel (telepon, video call via aplikasi MyPertamina, instagram, facebook, x) atau menghubungi SPBU terdekat.
"Untuk Jogja juga bisa ke Kantor Sales Area Jogja, Jalan Margo Utomo," jelasnya.
BACA JUGA: Harga Bawang Merah Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Ikut Mahal
Seperti dikutip dari Bisnis.com, jaringan Harianjogja.com, sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa pembatasan distribusi BBM subsidi itu masih dalam pembahasan dan masih menunggu Peraturan Menteri (Permen) terlebih dahulu.
"Ya memang ada rencana begitu. Karena begitu aturannya keluar, Permennya keluar, itu kan ada waktu untuk sosialisasi. Nah, waktu sosialisasi ini yang sekarang saya lagi bahas," kata Bahlil.
Mengacu pada aturan ini, masyarakat perlu mendaftarkan dirinya dan kendaraannya di MyPertamina agar bisa terus mendapatkan dan bisa membeli BBM subsidi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekspor DIY Mei 2026 naik tipis, industri pengolahan dominan. Simak data lengkap ekspor, impor, dan surplus neraca perdagangan terbaru.
Pemerintah menargetkan renovasi 400.000 rumah tidak layak huni melalui program BSPS pada 2026. Seskab dan Menteri PKP bahas percepatan pelaksanaannya.
Gerakan pengendalian hama tikus digelar di Tirtoadi, Sleman, mencakup 70 hektare sawah. Baznas turut menyalurkan 75 paket sembako bagi petani.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
LPPOM mengingatkan Kolesom Jumbo dengan kandungan alkohol 19,7% tergolong khamr jika informasi tersebut benar dan tidak memenuhi ketentuan halal.
Harga oli kendaraan naik pada Juli 2026. Simak daftar terbaru Pertamina Fastron, Enduro, Shell Helix, dan Shell Advance beserta penyebabnya.