Ekonomi Jogja Tumbuh 5,84 Persen, Ini Sektor Paling Moncer
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA—Bursa Efek Indonesia (BEI) Yogyakarta mendorong pertumbuhan investor baru melalui event One Pride MMA yang diselenggarakan pada 11-12 Oktober 2024 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Bekerjasama dengan CGS International Sekuritas Indonesia, Indopremier Sekuritas, Phillip Sekuritas Indonesia, MNC Sekuritas, dan Kiwoom Sekuritas Indonesia.
Kepala BEI Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan edukasi keuangan khususnya pasar modal penting untuk meningkatkan jumlah investor lokal. Melalui kerjasama dengan berbagai sekuritas dan komunitas diharapkan masyarakat, khususnya generasi muda dapat lebih memahami dan tertarik untuk memulai perjalanan investasi di pasar modal.
BACA JUGA: DPMPTSP Sleman Gelar Konsultasi Publik Sektor Kesehatan
"Demi mewujudkan masa depan finansial yang lebih baik," ucapnya dalam keterangan resminya, Sabtu (12/10/2024).
Irfan menargetkan penambahan ribuan investor baru dari berbagai kegiatan dalam acara ini. Menurutnya BEI Yogyakarta berupaya terus mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan jumlah investor lokal yang berkualitas.
Lebih lanjut dia mengatakan BEI merupakan penyelenggara perdagangan efek di pasar modal Indonesia yang selalu berkomitmen meningkatkan akses masyarakat terhadap pasar modal. Serta memajukan literasi keuangan di Indonesia.
"BEI melalui Kantor Perwakilannya di Yogyakarta berperan aktif dalam memberikan edukasi dan fasilitas investasi bagi masyarakat di DIY dan sekitarnya," jelasnya.
Dia menjelaskan BEI Yogyakarta senantiasa bersinergi sekaligus terbuka kepada seluruh pihak dalam melakukan edukasi sebagai upaya peningkatan literasi keuangan dan inklusi pasar modal di DIY.
Ketua Panitia One Pride MMA, Iyuk Wahyudi mengatakan, event tahunan ini kali ini berkolaborasi dengan Zona Anak Muda-Jogja Istimewa. Ia menjelaskan Zona Anak Muda merupakan multi event untuk mengelaborasi minat dan bakat anak muda Yogyakarta.
Tidak hanya para petarung (fighter), melainkan minat kewirausahaan, investasi, seni dan musik, berbagai komunitas hobby kita akomodasi melalui kegiatan bazar kewirausahaan, literasi dan inklusi pasar modal bersama BEI.
"Lalu dancer competition, DJ Performance, e-sport competition, komunitas motor, dan lainnya," ucapnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ekonomi DIY tumbuh 5,84% pada triwulan I 2026, didorong sektor pariwisata, konsumsi, dan investasi.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.