Pendidikan Karakter Tak Cukup Jadi Pelajaran
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
PT PLN (Persero) Group bekerja sama dengan Serikat Pekerja (SP) PLN, PLN Insurance , Bank Partner dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Otomotif Terkemuka lakukan Turing Mobil Listrik bertajuk: E-Venture, Jelajah Liburan dengan Kendaraan Listrik. - IST
SEMARANG—PT PLN (Persero) Group bekerja sama dengan Serikat Pekerja (SP) PLN, PLN Insurance , Bank Partner dan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Otomotif Terkemuka lakukan Turing Mobil Listrik bertajuk: E-Venture, Jelajah Liburan dengan Kendaraan Listrik.
Adapun tujuan dari turing ini adalah pemantauan kesiapan sarana dan prasarana charging yaitu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
Dalam sesi talkshow yang digelar pada Kamis (5/12) Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Pekerja PT PLN (Persero) yang hadir beserta jajaran menjelaskan seluruh elemen pekerja dan insan PLN siap mengawal program pemerintah transisi energi ini.
"Kami siap mengawal program transisi energi ini, termasuk salah satu langkah nyatanya adalah dengan mempopulerkan penggunaan Electric Vehicle (EV)/ Kendaraan Listrik yang tangguh, aman, dan tentunya ekonomis. Kami sudah membuktikannya dengan lakukan turing sejauh kurang lebih 1.180 kilometer lebih dari Jakarta ke Bali," ungkap Abrar.
Abrar menyampaikan infrastruktur pendukungnya seperti charging station pun sudah banyak dan mudah diakses selama perjalanan yang ia lalui. "Tidak ada kendala berarti, SPKLU fast charging sudah sangat banyak dan tersedia 24 jam," kata Abrar.
BACA JUGA: BMKG Ingatkan Gelombang Tinggi di Laut Selatan Jabar, Jateng dan DIY
Acara talkshow tersebut juga dihadiri oleh Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah, serta beberapa stakeholders lain yang pendukung acara.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Sugeng Widodo menyampaikan kesiapan ekosistem EV di Jateng dan DIY dalam menyambut rombongan pemudik/ wisatawan jelang libur Nataru tahun ini.
"SPKLU sudah ada 230 unit, untuk SPLU nya sudah ada 170 unit, tersebar di seluruh wilayah di Jateng dan DIY, se-Indonesia sudah ada 2.300-an lebih. Dan sangat mudah diakses 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile menu " Electric Vehicle / Kendaraan Listrik" sangat mudah dan nyaman, jadi masyarakat jangan takut bepergian menggunakan EV," jelasnya.
Sugeng menambahkan di tiap titik Rest Area di tol Trans-Jawa sudah tersedia unit SPKLU, selain itu juga ada unit yang berada di luar jalur tol. Untuk SPLU ia menyampaikan masyarakat tidak perlu bingung karena di tiap kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) juga sudah disediakan SPLU.
Dalam acara tersebut, bertempat di kantor PLN UID Jateng dan DIY juga diselenggarakan expo, ATPM mobil listrik juga turut memamerkan produknya seperti Cherry, Hyundai, Wuling, BYD dan lain sebagainya.
Setelah mengunjungi Provinsi Jateng dan DIY, rombongan akan melanjutkan perjalanan dan mengunjungi Provinsi Jawa Timur hingga finish di Provinsi Bali. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan karakter dinilai tidak cukup hanya diberikan sebagai materi pelajaran di sekolah, tetapi harus dibentuk menjadi kebiasaan
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca