Gas CNG Pengganti LPG Diklaim Lebih Murah hingga 40%, Diterapkan Mulai 2027
Bahlil Lahadalia menyebut CNG berpotensi lebih murah 30%-40% dari LPG. Pemerintah menargetkan CNG 3 kg mulai diterapkan pada 2027.
Ilustrasi geothermal atau panas bumi. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mempercepat pemulihan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan investasi sekitar US$270 juta atau setara Rp4,86 triliun untuk mengembalikan kapasitas pembangkit menjadi 330 megawatt (MW).
Selain memulihkan produksi listrik, pemerintah juga menargetkan pengembangan potensi panas bumi Sarulla yang diperkirakan mencapai 1.100 MW sebagai bagian dari upaya memperkuat pasokan energi bersih nasional.
Administrasi Ditarget Rampung Oktober 2026
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah lebih dulu akan menuntaskan seluruh proses administrasi yang berkaitan dengan pemulihan lapangan panas bumi Sarulla.
Penyelesaian administrasi ditargetkan rampung pada Oktober 2026, sehingga peningkatan kapasitas produksi dapat dipercepat sepanjang 2027 hingga 2028.
"Yang pertama dari sisi administrasi kita akan selesaikan sampai dengan Oktober 2026 ini. Sudah selesai urusan administrasinya, tahun 2027-2028 ini kita kejar peningkatan kapasitas produksi," kata Yuliot dikutip dari keterangan resminya, Minggu (2/8/2026).
Investasi Rp4,86 Triliun untuk Pulihkan Produksi
Menurut Yuliot, tambahan investasi sekitar US$270 juta akan difokuskan untuk mengembalikan kemampuan produksi PLTP Sarulla ke kapasitas terpasang sebesar 330 MW.
Saat ini, pembangkit hanya mampu menghasilkan sekitar 220 MW, lebih rendah dibandingkan kapasitas desainnya.
Penurunan produksi tersebut dipengaruhi perubahan tekanan uap di lapangan panas bumi yang menjadi tantangan teknis dalam operasional pembangkit.
Pemerintah bersama pengelola lapangan telah menyiapkan penyelesaian administrasi dan skema investasi agar kapasitas pembangkit kembali optimal. Setelah itu, pengembangan akan dilakukan secara bertahap untuk memanfaatkan cadangan panas bumi yang masih tersedia.
Potensi Panas Bumi Capai 1.100 MW
PLTP Sarulla berada di Kecamatan Pahae Julu dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, serta dioperasikan oleh Sarulla Operations Ltd. (SOL).
Pembangkit ini memiliki kapasitas terpasang 330 MW yang terbagi dalam tiga unit, masing-masing berkapasitas 110 MW.
Unit Silangkitang mulai beroperasi secara komersial pada Maret 2017. Sementara Unit Namora-I-Langit 1 beroperasi sejak Oktober 2017, disusul Unit Namora-I-Langit 2 pada Mei 2018.
Dengan potensi sumber daya panas bumi sekitar 1.100 MW, PLTP Sarulla dinilai menjadi salah satu aset strategis dalam pengembangan energi panas bumi di Indonesia.
Pemerintah berharap pemulihan kapasitas pembangkit menjadi fondasi bagi pengembangan lapangan panas bumi secara bertahap untuk meningkatkan pasokan listrik berbasis energi bersih sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Bahlil Lahadalia menyebut CNG berpotensi lebih murah 30%-40% dari LPG. Pemerintah menargetkan CNG 3 kg mulai diterapkan pada 2027.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 2 November 2026. Ada 12 pilihan keberangkatan dari Palur, mulai pukul 05.00 hingga 20.42 WIB.
Sufmi Dasco Ahmad meminta kader Gerindra Banten memperkuat konsolidasi dan kekompakan untuk menghadapi Pemilu 2029 serta menyukseskan pemerintahan Prabowo.
Ika Wonda mencetak hat-trick saat MilkLife Strikers mengalahkan Lion City Sailors 6-1 pada laga pembuka Singa Cup 2026 di Singapura.