Satgas PPA Bantul: Jangan Terkecoh Tampilan Luar Daycare
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Pertumbuhan ekonomi ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta, Y. Sri Susilo mengatakan biasanya inflasi bulan Januari lebih rendah daripada Desember.
Namun di Januari 2025 ini ceritanya beda, ada long weekend yang bisa menyebabkan inflasi di atas Desember 2024. Di mana pada Desember 2024 Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat terjadi inflasi 0,46% secara bulanan (month-to-month/mtm).
Sri mengatakan karena ada faktor long weekend 5 hari, bisa menjadi pemicu meningkatnya permintaan. Menurutnya jika animo wisatawan di DIY sama dengan Desember 2024, inflasinya bisa sama atau sedikit di atas Desember 2024.
"Kalau animo wisatawan sama dengan Desember inflasinya bisa sama kalau lebih, lebih sedikit," ucapnya, Kamis (23/1/2025).
Ia menjelaskan skenario kedua jika animonya tidak seperti Desember 2024 atau asumsi pesimis kemungkinan inflasi sedikit lebih rendah. Pada akhir tahun kemarin ada fenomena kenaikan harga barang, sementara di awal tahun ini cukup stabil.
"Asumsi agak pesimis nanti bisa sedikit lebih rendah, tergantung fenomena," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan komponen inflasi DIY tidak hanya pangan. Jika harga tiket naik juga berpengaruh, disamping keterisian hotel dan lainnya. "Wisata berpengaruh pada inflasi."
Senada, sebelumnya Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Hermanto memperkirakan pada Januari 2025 DIY akan mengalami inflasi, dengan kisaran tidak jauh beda dengan Desember 2024.
"Angkanya gak saya sebutkan ya tapi mirip-mirip dengan Desember," ucapnya.
Ia menyebut ada potensi lebih tinggi dan lebih rendah, namun tidak terlalu signifikan. Pada Desember 2024 menurutnya yang cukup tinggi mendorong inflasi adalah dari sisi konsumsi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satgas PPA Bantul soroti kasus kekerasan daycare di Umbulharjo. Orang tua diminta selektif memilih tempat penitipan anak & jangan hanya lihat tampilan luar.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Pemerintah segera terbitkan aturan baru e-commerce yang mengatur transparansi biaya marketplace dan perlindungan UMKM serta seller.