Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JAKARTA—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 24,52 poin atau 0,34 persen ke posisi 7.166,98. Penguatan ini di tengah pelemahan bursa saham di kawasan Asia.
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,85 poin atau 0,35 persen ke posisi 815,01.
"Secara teknikal, IHSG mampu bertahan di atas MA200 namun histogram MACD cenderung bergerak sideways. Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam rentang level 7.100 sampai 7.200 pada perdagangan Jumat (23/5/2025)," ujar Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan di Jakarta, Kamis (22/5/2025).
Dari Amerika Serikat (AS), pasar mengantisipasi rilis data New Home Sales bulan April 2025 (23/5) yang diperkirakan turun menjadi minus 4,7 persen month to month (mtm) dari sebelumnya naik 7,4 persen (mtm) pada Maret 2025.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa permintaan di sektor perumahan baru di AS mengalami pelemahan.
Dari kawasan Eropa, pasar mengantisipasi rilis data retail sales bulan April 2025 di Inggris yang diperkirakan tumbuh 4,5 persen (yoy) dari sebelumnya 2,6 persen (yoy) pada Maret 2025, yang mengindikasikan bahwa konsumsi domestik cenderung meningkat.
Dari regional Asia, pasar mengantisipasi rilis data inflation rate bulan April 2025 di Jepang (23/5) yang diperkirakan sedikit mengalami peningkatan ke level 3 7 persen (yoy) dari sebelumnya 3,6 persen (yoy) di Maret 2025, yang mengindikasikan bahwa inflasi yang terjadi di Jepang relatif terjaga.
Dari dalam negeri, pasar menantikan rilis data M2 Money Supply pada bulan April 2025 sebagai acuan untuk mengukur likuiditas uang yang beredar.
BACA JUGA: Ini Penyakit Hewan di Gunungkidul yang Bisa Memeroleh Kompensasi Rp5 Juta
Di Zona Hijau
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 2,27 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen non primer yang masing- masing naik sebesar 1,96 persen dan 1,31 persen.
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor properti turun paling dalam sebesar 0,42 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan keuangan yang masing- masing turun sebesar 0,36 persen dan 0,20 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu COCO, FAST, FITT MITI dan PTIS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KOPI, LAJU, RALS, SGRO dan AMMS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.394.399 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,28 miliar lembar saham senilai Rp14,10 triliun. Sebanyak 294 saham naik 306 saham menurun, dan 207 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 343,98 poin atau 0,92 persen ke 36.955,00, indeks Shanghai melemah 7,39 poin atau 0,22 persen ke 3.380,19, indeks Hang Seng melemah 283,47 poin atau 1,19 persen ke posisi 23,544,31, dan indeks Straits Times melemah 2,46 poin atau 0,06 persen ke 3.880,09.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Harga tiket Piala Dunia 2026 melonjak hingga Rp52 juta akibat sistem adaptive pricing FIFA. Federasi kecil paling terdampak.
Apple resmi menghadirkan iPhone 17e di Indonesia dengan MagSafe, chip A19, dan Action Button. Harga mulai Rp13,4 juta.
Netflix digugat Texas karena dituding membuat fitur adiktif untuk anak dan mengumpulkan data pengguna tanpa izin yang jelas.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.