Geely Buka Dealer di Jogja, Bidik Penjualan hingga 60 Unit per Bulan
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
Inflasi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY menyebut inflasi DIY pada Juni 2025 masih terkendali. Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo menyampaikan BI DIY bersama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY mengapresiasi kontribusi aktif berbagai pihak dalam upaya pengendalian inflasi.
Ia memperkirakan inflasi DIY 2025 tetap terjaga pada kisaran target 2,5% plus minus 1% (year-on-year/yoy). Ditopang upaya TPID DIY dalam kerangka 4K (Ketersediaan pasokan, Keterjangkauan harga, Kelancaran distribusi, dan Komunikasi efektif) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) DIY 2025.
Di antaranya pelaksanaan operasi pasar atau pasar murah, diperkuat dengan optimalisasi Kios Segoro Amarto sebagai price reference store untuk menjaga daya beli. Lalu kampanye belanja bijak, dan penguatan Kerjasama Antar Daerah (KAD) baik antar provinsi maupun intra provinsi, dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan strategis.
"Serta maraknya berbagai gerakan sosial masyarakat yang bertujuan untuk stabilitas harga dan pasokan termasuk efisiensi distribusi komoditas," ucapnya, Rabu (2/7/2025).
Sri menjelaskan inflasi Juni 2025 utamanya didorong oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau akibat terbatasnya pasokan komoditas cabai rawit dan tomat. Permintaan melonjak di tengah banyaknya kegiatan kemasyarakatan pasca Iduladha serta momen liburan sekolah.
Menurutnya kedua komoditas ini memberikan andil inflasi masing-masing 0,04%. Inflasi yang lebih tinggi pada kelompok ini tertahan oleh komoditas bawang putih yang memberikan andil deflasi sebesar 0,03%.
"Kelompok Transportasi, khususnya pada komoditas angkutan udara juga turut memberikan andil terhadap inflasi pada periode Juni 2025," jelasnya.
Dia menyampaikan inflasi angkutan udara sebesar 0,03% dipicu oleh banyaknya libur panjang dan masuknya periode libur sekolah. Momen tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur yang berdampak pada melonjaknya permintaan terhadap tiket pesawat.
"Inflasi yang lebih tinggi pada kelompok ini tertahan oleh komoditas bensin yang memberikan andil deflasi sebesar 0,02% mtm seiring dengan penurunan harga bensin pada Juni 2025," lanjutnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY mencatat pada Juni 2025 DIY mengalami inflasi 0,23% secara mtm. Sementara secara yoy terjadi inflasi 2,52% dan secara tahun kalender (year-to-date/ytd) inflasi 1,79%.
Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan ini menjadi inflasi ketiga sepanjang 2025. "Dalam 6 bulan terakhir 3 kali deflasi dan 3 kali inflasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
Jadwal KSPN Jogja ke Pantai Drini dan Obelix Sea View Kamis 8 Oktober 2026. Cek jam keberangkatan, rute, dan tarifnya.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia untuk 5 rute. Simak jam keberangkatan dan tarif Rp80.000 per penumpang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.