Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Beras SPHP. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) untuk menyalurkan 800.000 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui jaringan ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart hingga akhir 2025. Upaya ini dilakukan untuk memudahkan akses masyarakat sekaligus menjaga kestabilan harga beras nasional.
Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan pihaknya telah berkolaborasi dengan Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) untuk memperluas jangkauan distribusi beras SPHP serta menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.
Adapun melalui jaringan ritel modern, Aprindo berkomitmen menyalurkan beras SPHP sebanyak 800.000 ton hingga akhir 2025.
“Dengan jaringan ritel modern yang tersebar luas, masyarakat semakin mudah mendapatkan beras dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan stabilitas harga beras di tingkat konsumen,” kata Arief dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).
Dia merincikan, beras SPHP yang disalurkan melalui ritel modern dibanderol dengan harga Rp12.500 per kilogram untuk zona 1, yang meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi.
Sementara untuk zona 2 meliputi Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan dibanderol dengan harga Rp13.100 per kilogram. Kemudian untuk zona 3 meliputi Maluku dan Papua dengan harga beras SPHP sebesar Rp13.500 per kilogram.
Arief menyatakan, langkah ini diharapkan mampu memperkuat efektivitas program stabilisasi pasokan dan harga beras, terutama di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
BACA JUGA: KPK Segera Umumkan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Sementara itu, Ketua Umum Aprindo Solihin menyatakan para peritel berkomitmen mendukung dan membantu program pemerintah dengan mendistribusikan 800.000 ton beras SPHP hingga akhir 2025 melalui sekitar 60.000 outlet anggota Aprindo.
“Dengan jaringan ritel modern yang luas, kami optimistis penyaluran ini bisa tepat sasaran dan menjangkau masyarakat luas,” ujar Solihin.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menuturkan sinergi dengan ritel modern menjadi salah satu saluran distribusi utama beras SPHP, di samping melalui pasar tradisional dan operasi pasar.
Di samping itu, Rizal menyatakan Bulog akan mempercepat produksi beras premium untuk didistribusikan melalui ritel modern.
“Dengan tambahan saluran dari ritel modern, distribusi beras SPHP akan lebih cepat, merata, dan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tandas Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Bansos PKH tahap 2 tahun 2026 mulai cair. Cek status penerima PKH lewat situs resmi Kemensos dan aplikasi Cek Bansos.
Inter Milan juara Coppa Italia dan membuat Italia mengirim tujuh wakil ke kompetisi Eropa musim depan, termasuk Atalanta.
Persib Bandung dihukum AFC tanpa penonton selama dua laga dan didenda Rp3,5 miliar akibat kerusuhan di Stadion GBLA.
Air India menghadapi krisis besar jelang rilis laporan akhir kecelakaan AI-171 yang menewaskan 260 orang di Ahmedabad.
20 ucapan Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang penuh damai, harapan, dan sukacita untuk dibagikan ke keluarga dan sahabat.