Pengangguran DIY Naik Jadi 70.560 Orang, Ini Penyebab Menurut BPS
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Ilustrasi SPBU - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi mendukung rencana pemerintah menerapkan kebijakan mandatory campuran etanol 10% dengan BBM jenis bensin atau E10. Menurutnya kelebihan pencampuran etanol ini secara teknis bisa menaikkan oktan, misalnya dari Research Octane Number (RON) 92 menjadi RON 95.
Ia menjelaskan dengan pencampuran etanol ini akan lebih ramah lingkungan, semakin tinggi nilai oktan maka sulfurnya akan semakin rendah. Sehingga tidak menghasilkan karbon dioksida yang merusak lingkungan.
"Jadi kalau tujuan pencampuran agar bensin tadi ramah lingkungan saya kira tepat," ucapnya, Kamis (9/10/2025).
Hanya saja dalam pelaksanaanya dia meminta agar pemerintah tidak memaksakan konsumen untuk beralih menggunakan BBM yang dicampur dengan etanol. BBM yang biasa harus tetap disediakan, sehingga masyarakat bisa memilih.
Fahmy memperkirakan BBM yang dicampur dengan etanol dari segi harga akan labih mahal, karena etanol lebih mahal dari bensin. Namun jika kapasitasnya sudah semakin besar, ada kemungkinan bisa turun.
"Untuk saat ini prediksi saya lebih mahal karena harus menambah etanol tadi," jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan terkait kekhawatiran masyarakat bahwa etanol merusak mesin, hasil penelitian menyebut tidak. Kecuali kendaraan-kendaraan tua yang usianya tahun 1990 an ke bawah. Sebab kendaraan tua memang tidak didesain untuk menggunakan etanol.
"Untuk kendaraan yang baru sekarang itu didesain juga untuk etanol," lanjutnya.
Melansir dari JIBI/Bisnis.com, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan sudah mendapatkan arahan dan akan segera membuat peta jalan untuk mendorong bensin di dalam negeri dicampur dengan etanol 10% guna menekan impor BBM.
"Bapak Presiden sudah menyetujui untuk direncanakan mandatory 10% etanol. Dengan demikian kita akan campur bensin kita dengan etanol tujuannya agar kita tidak impor banyak," kata Bahlil.
Kendati demikian, Bahlil memastikan bahwa mandatori E10 tidak akan diterapkan tahun depan. Dia menyebut, hal tersebut masih perlu dipersiapkan dari segi bahan baku dan pengolahannya.
Bahlil menerangkan program campuran etanol dengan bensin ini mengikuti peta jalan campuran minyak nabati berbasis sawit dengan solar. Pemerintah telah memandatkan penggunaan B40 tahun ini dan berencana menerapkan B50 tahun depan.
"Kita berangkat dari potret keberhasilan biodiesel. Mulai sekarang untuk di bensin kita juga mulai mendorong untuk tahapan ke sana. Awalnya memang kita bikin ke E10 dulu, tetapi belum di tahun 2026," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengangguran DIY naik menjadi 70.560 orang pada Mei 2026. BPS dan Disnakertrans mengungkap penyebab serta strategi menekan TPT.
Libur HUT ke-81 RI mendorong lonjakan penumpang kereta api di wilayah Daop 6 Jogja hingga 122.191 orang pada 14-17 Agustus 2026.
BPBD Bantul telah menyalurkan 706.500 liter air bersih untuk 4.623 jiwa terdampak kekeringan. DPRD dorong evaluasi penanganan krisis air.
Marvel Studios mengumumkan jajaran pemeran film X-Men terbaru di D23 Disney 2026. Disney juga membagikan informasi Frozen 3, Coco 2, hingga VisionQuest.
Google meluncurkan Gemini 3.7 Flash dengan kemampuan coding lebih canggih, dukungan AI agent, dan biaya penggunaan hingga 50% lebih murah.
Rem motor macet bisa membuat roda seret dan membahayakan pengendara. Kenali delapan penyebab utama serta cara mengantisipasinya.