Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Perak batangan/Logam mulia
Harianjogja.com, JOGJA—Berikut ulasan terkini seputar harga perak di Indonesia untuk Rabu, 15 Oktober 2025, lengkap dengan analisis pergerakan dan faktor-faktor pendukungnya di pasar logam mulia. Harga perak saat ini mendekati level tertinggi bulanan, menarik perhatian investor.
Harga Perak Spot Indonesia 15 Oktober 2025
Menurut data Exchange-Rates.org, harga perak spot di Indonesia pada hari ini dicatat Rp27.632 per gram. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar Rp206,84 dibandingkan hari sebelumnya, menandakan momentum bullish jangka pendek.
Untuk satuan lain, nilai perak hari ini setara dengan:
Sementara itu, di pasar internasional, pada perdagangan pagi hari Rabu, harga perak melemah sedikit menjadi US$ 51,37 per troy ons, atau turun sekitar 0,15%. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga perak domestik sebagian besar didorong oleh konversi nilai tukar Rupiah.
Tren Harga Perak Oktober 2025: Dekati Puncak Bulanan
Sejak awal bulan Oktober, perak mengalami fluktuasi yang signifikan. Data historis menunjukkan harga perak terendah bulan ini berada di Rp 25.062 per gram, sedangkan harga tertinggi sempat menyentuh Rp 27.867 per gram.
Dengan demikian, posisi harga perak hari ini berada dekat ke puncak kisaran bulanan. Di level pertengahan hingga atas, investor mulai memperhatikan apakah harga ini bisa bertahan atau akan mengalami koreksi.
Faktor-Faktor Utama yang Memengaruhi Harga Perak Kini
Pergerakan harga perak dipengaruhi oleh interaksi antara permintaan investasi, kebutuhan industri, dan kondisi makroekonomi:
Ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed sering kali mendorong minat investor ke aset safe haven, termasuk perak.
Prospek Harga Perak ke Depan: Skenario Bullish vs. Koreksi
Melihat struktur harga saat ini dan kondisi fundamental, berikut beberapa skenario prospek harga perak ke depan:
Bila ketidakpastian global terus meningkat dan Bank Sentral AS (The Fed) mulai menurunkan suku bunga, perak sebagai safe haven bisa melanjutkan tren kenaikannya menuju level resistensi baru.
Apabila pasar global pulih atau Rupiah menguat terhadap Dolar AS, tekanan jual bisa muncul dan harga perak kembali turun ke kisaran menengah bulanan.
Investor disarankan untuk memantau berita makro global, keputusan moneter bank sentral besar, serta laporan industri logam mulia untuk menilai potensi pergerakan harga dan mengambil keputusan investasi yang tepat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.