Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Foto ilustrasi pertumbuhan ekonomi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) optimistis pertumbuhan kredit perbankan pada akhir 2025 tetap mampu mencapai level 8 persen, meski sepanjang tahun ini menunjukkan tren perlambatan. Target tersebut masih berada dalam kisaran proyeksi BI sebesar 8–11 persen.
Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Solikin M. Juhro, mengatakan capaian pertumbuhan kredit tahun ini memang tidak sekuat tahun sebelumnya. Hingga November 2025, pertumbuhan kredit tercatat sebesar 7,74 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 10,79 persen (yoy).
Menurut Solikin, perlambatan pertumbuhan kredit dipengaruhi tantangan dari sisi permintaan maupun penawaran. Kondisi tersebut membuat penyaluran kredit masih memerlukan dorongan tambahan agar dapat bergerak lebih kuat hingga akhir tahun.
Jika dilihat berdasarkan jenisnya, kredit perbankan pada November 2025 terutama ditopang oleh kredit investasi yang tumbuh tinggi sebesar 17,98 persen. Sebaliknya, kredit modal kerja (KMK) hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,39 persen.
Solikin menjelaskan pertumbuhan KMK yang relatif rendah tidak terlepas dari kondisi kegiatan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada pembiayaan modal kerja masih menghadapi keterbatasan permintaan, sehingga penyaluran kredit di segmen ini belum optimal.
Sementara itu, kredit investasi tetap tumbuh kuat karena didorong oleh keyakinan pelaku usaha terhadap prospek perbaikan ekonomi nasional. Persepsi positif tersebut sejalan dengan mulai terlihatnya dampak program-program strategis pemerintah terhadap perekonomian.
BI memperkirakan pertumbuhan kredit tahun 2025 berada di kisaran 9 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai sekitar 10 persen. Proyeksi ini mempertimbangkan kondisi ekonomi global yang masih cenderung melemah.
Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan permintaan kredit yang masih tertahan dipengaruhi oleh sikap wait and see pelaku usaha, optimalisasi pembiayaan internal korporasi, serta penurunan suku bunga kredit yang berjalan relatif lambat.
Meski demikian, minat penyaluran kredit perbankan dinilai masih cukup baik. Hal ini tercermin dari persyaratan pemberian kredit atau lending requirement yang semakin longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM.
Di tengah tantangan perlambatan intermediasi, Bank Indonesia menegaskan ketahanan industri perbankan nasional tetap terjaga, sehingga diharapkan mampu menopang pertumbuhan kredit dan mendukung pemulihan ekonomi hingga akhir 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.