Gol Justin Hubner Muncul Bersamaan dengan Kabar Pahit Garuda
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Foto ilustrasi sumur tambang minyak ilegal. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Venezuela tercatat sebagai pemilik cadangan minyak terbesar dunia, namun produksi energi negara tersebut justru merosot tajam akibat sanksi dan masalah tata kelola.
Melansir dari Reuters, Venezuela memiliki 303 miliar barel atau sekitar 17 persen dari total cadangan global, posisi Venezuela secara teknis melampaui kekuatan energi Arab Saudi.
Harta karun energi Venezuela sebagian besar terkonsentrasi di Sabuk Orinoco yang terletak di wilayah tengah negara. Berbeda dengan minyak di Timur Tengah yang lebih ringan, minyak Venezuela didominasi jenis minyak berat (heavy oil).
Meskipun secara teknis dapat diekstraksi, pengolahannya memerlukan investasi jumbo dan teknologi mutakhir untuk proses pengenceran agar dapat dijual ke pasar global. Faktor biaya produksi yang tinggi inilah yang menjadi hambatan besar di tengah keterbatasan modal negara.
Sebagai salah satu pendiri organisasi negara pengekspor minyak (OPEC), Venezuela sempat menikmati masa keemasan pada dekade 1970-an dengan produksi mencapai 3,5 juta barel per hari (bph).
Sayangnya, data tahun lalu menunjukkan kemerosotan drastis di mana produksi hanya mampu bertahan di angka 1,1 juta bph. Penurunan ini merupakan dampak langsung dari akumulasi masalah di tubuh Petroleos de Venezuela SA (PDVSA), perusahaan minyak negara yang didera isu korupsi, kurangnya investasi, dan kerusakan infrastruktur yang masif.
Ketegangan politik terbaru, termasuk isu penangkapan Presiden Nicolas Maduro, kembali memicu spekulasi di pasar energi global. Analis dari Global Risk Management, Arne Lohmann Rasmussen, berpendapat bahwa perubahan rezim dapat membuka keran pasokan minyak dalam jangka panjang.
"Jika perubahan kepemimpinan diikuti oleh pencabutan sanksi dan kembalinya investor asing, ekspor minyak Venezuela berpeluang bangkit kembali," ungkap Saul Kavonic, analis dari MST Marquee.
Meski ada harapan, pemulihan sektor energi Venezuela tidak akan terjadi dalam semalam. Jorge Leon, Kepala Analisis Geopolitik di Rystad Energy, mengingatkan bahwa transisi kekuasaan yang tidak stabil justru bisa memperburuk situasi.
Berkaca pada kasus Libya dan Irak, perubahan rezim secara paksa jarang membuahkan stabilitas pasokan energi dalam waktu singkat. Venezuela membutuhkan restorasi infrastruktur total dan kepastian hukum yang kuat untuk menarik kembali raksasa energi dunia guna mengeksploitasi cadangan raksasanya secara maksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Justin Hubner mencetak gol saat Fortuna Sittard menghadapi FC Metz, di tengah kepastian dirinya absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Pemkab Temanggung menilai Jalan Tol Bawen-Jogja mempercepat distribusi barang ke pelabuhan, meningkatkan efisiensi logistik, dan mendukung investasi.
Simak cara memilih platform AI untuk belajar sesuai kebutuhan, mulai dari akurasi informasi, fitur, hingga keamanan data agar belajar lebih efektif.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Minggu 26 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Hugging Face menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan insiden agen AI OpenAI. Simak pengertian, fungsi, sejarah, dan manfaat platform AI ini.
Barcelona menyampaikan duka cita setelah seorang pekerja proyek renovasi Spotify Camp Nou meninggal akibat kecelakaan kerja pada Jumat.