Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Ilustrasi. /Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjogja.com, JOGJA—Konsumsi BBM berkualitas Dex Series di wilayah Jawa Tengah dan DIY melonjak signifikan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. PT Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah mencatat kenaikan hingga 35,6% dibandingkan rata-rata konsumsi harian normal.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga JBT, Taufiq Kurniawan, mengungkapkan bahwa realisasi peningkatan ini jauh melampaui proyeksi awal sebesar 20,6%. Sebagai informasi, rata-rata konsumsi normal harian untuk Dex Series berada di angka 240 kiloliter per hari.
Taufiq menjelaskan, peningkatan juga terjadi pada Pertamax Series yang naik 10,1% dari rata-rata harian 3,3 ribu kiloliter. Secara kumulatif, konsumsi gasoline (bensin) naik 4,2% menjadi 13.624 kiloliter dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Sebaliknya, konsumsi gasoil (solar) justru mengalami penurunan sebesar 6,9% menjadi 7.298 kiloliter.
Menurut Taufiq, selama libur panjang Nataru 2025/2026, masyarakat memiliki kecenderungan untuk beralih ke BBM berkualitas demi menjaga performa mesin kendaraan, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
"Kenaikan konsumsi tertinggi Pertamax Series dan Dex Series terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, bertepatan dengan puncak arus pertama yang mencapai 25,6% untuk Pertamax Series dan 28,4% untuk Dex Series," ujar Taufiq, Selasa (6/1/2026).
Lonjakan konsumsi kembali terpantau pada 30 Desember 2025, dengan kenaikan 28,5% untuk Pertamax Series dan 8,7% untuk Dex Series. Sementara itu, puncak arus balik yang terjadi pada 3 Januari 2026 mencatatkan kenaikan konsumsi Pertamax Series sebesar 28% dan Dex Series yang melonjak hingga 62,6%.
Meskipun beberapa rest area di wilayah lain sempat mengalami kepadatan hingga penutupan sementara, Taufiq memastikan kondisi SPBU di wilayah Jawa Bagian Tengah (Jawa Tengah dan DIY) relatif terkendali.
"Kami menyiagakan 18 unit Modular Kiosk atau dispenser portabel yang ditempatkan di SPBU maupun rest area yang belum memiliki SPBU. Upaya ini efektif dalam memecah antrean, ditambah dengan optimalisasi transaksi nontunai yang turut memperlancar pelayanan," jelasnya.
Memasuki periode akhir arus balik, Pertamina Patra Niaga tetap meningkatkan kewaspadaan melalui koordinasi intensif dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda setempat untuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik rawan.
"Untuk menjamin kelancaran pasokan, stok BBM dan LPG juga telah kami tingkatkan," tambah Taufiq.
Pertamina turut mengimbau masyarakat agar melakukan pengisian BBM hingga penuh (full tank) di titik awal keberangkatan dan memanfaatkan metode pembayaran digital untuk mempercepat durasi transaksi di SPBU.
"Dengan saling tertib dan bekerja sama, diharapkan seluruh pemudik dapat tiba di tujuan dengan aman dan tepat waktu," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.