OJK Ingatkan Risiko Paylater dan Pinjol di Tengah Lonjakan Pembiayaan
OJK mengingatkan risiko pembiayaan digital. Nilai paylater mencapai Rp13,61 triliun dan pinjaman daring Rp106,94 triliun pada Agustus 2026.
Ilustrasi BBM/Ist. dok. Pertamina Patra Niaga
Harianjogja.com, JAKARTA—DPR RI bersama pemerintah memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Indonesia berada dalam kondisi aman. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan panic buying karena pasokan dinilai mencukupi, sementara antrean di sejumlah SPBU lebih dipengaruhi persoalan distribusi dan penyalahgunaan BBM subsidi.
Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengatakan kepastian tersebut diperoleh setelah menerima laporan dari Pertamina Patra Niaga dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).
"Dapat kami sampaikan bahwa kami mendapat laporan dari Pertamina Patra Niaga bahwa stok BBM dari berbagai macam produk itu jumlahnya cukup, sangat mencukupi di depot masing-masing. Di seluruh depot yang ada di Indonesia semuanya mencukupi," ujarnya di ruang Komisi XII DPR RI, Kamis (16/7/2026).
Antrean SPBU Disebut Bukan karena Kekurangan Stok
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, menegaskan penyaluran biosolar, Pertalite, dan minyak tanah masih berada dalam kondisi aman.
Menurutnya, antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU, khususnya di wilayah Sumatra, dipicu adanya penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Aparat penegak hukum, kata dia, telah diterjunkan untuk menangani persoalan tersebut.
Selain itu, BPH Migas juga menemukan adanya perubahan pola konsumsi masyarakat, di mana sebagian pengguna BBM nonsubsidi mulai beralih menggunakan BBM bersubsidi.
"Kedua, adanya indikasi antrean, sepakat tadi adanya shifting perubahan pola pembelian BBM non-subsidi banyak yang pindah menjadi subsidi. Itu sesuai regulasi ketentuan memang diizinkan dan dimungkinkan untuk masyarakat," kata Wahyudi.
Pertamina Tambah Armada Distribusi
Untuk mempercepat normalisasi distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada pengangkut BBM ke berbagai SPBU.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya antrean dalam beberapa hari terakhir.
"Merespons apa yang beberapa hari ini terjadi, yang sudah dan terus kami lakukan yaitu dengan penambahan armada untuk armada darat," katanya.
Selain menambah armada distribusi, Pertamina juga memperpanjang jam operasional SPBU dan pengiriman BBM dari depot menuju SPBU agar pasokan lebih cepat diterima masyarakat.
Pertamina Minta Masyarakat Tidak Khawatir
Menurut Taufik, percepatan distribusi diharapkan mampu mengurai antrean dalam waktu dekat tanpa mengganggu ketersediaan stok nasional.
Ia kembali menegaskan bahwa pasokan BBM maupun LPG berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan.
"Nah, ingin saya sampaikan juga bahwa mohon juga masyarakat tidak terlalu khawatir bahwa secara stok nasional kebutuhan BBM dan LPG kami senantiasa kita siapkan lebih dari cukup dan ini nanti akan kita uraikan untuk distribusinya lebih cepat ke SPBU-SPBU dan ritel," tandasnya.
Pemerintah bersama DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan terus memantau distribusi BBM agar pasokan di seluruh wilayah tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat kembali normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK mengingatkan risiko pembiayaan digital. Nilai paylater mencapai Rp13,61 triliun dan pinjaman daring Rp106,94 triliun pada Agustus 2026.
Adam Alis mencetak gol menit ke-90+2 saat Persib Bandung mengalahkan Garudayaksa FC 1-2 dan naik ke peringkat kelima klasemen Super League.
Inter Milan mengalahkan Fiorentina 2-1 lewat gol Marcus Thuram dan Piotr Zielinski pada injury time. Nerazzurri menjaga posisi di puncak klasemen.
BYD Atto 1 memimpin penjualan mobil September 2026 dengan 4.840 unit. Simak daftar 20 mobil terlaris di Indonesia.
Atlet selam Jepara Syabilla Rizkia Putri Raharja meninggal saat Porprov Jateng 2026 di Semarang. Panitia masih menelusuri kronologi kejadian.
Timnas U-15 Indonesia kalah 0-3 dari Wales pada laga kedua Grup G Festival FIFA 2026. Tiga gol Wales tercipta pada babak kedua.