Puluhan Siswa Selo Boyolali Keracunan MBG, Ternyata Menu Udang Tercemar Ecoli
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Petugas SPBU hendak melayani pembelian Pertamax Green 95. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell pada Rabu (21/10/2026) masih mengacu pada ketentuan September 2026. Sejumlah BBM nonsubsidi tetap dijual dengan harga yang sama sepanjang Oktober, sementara beberapa produk Pertamina sebelumnya mengalami kenaikan pada awal September.
Bagi masyarakat yang ingin membandingkan biaya pengisian bahan bakar, terdapat perbedaan harga yang cukup besar di antara produk BBM yang tersedia. Harga Pertamax di SPBU Pertamina, misalnya, masih Rp15.950 per liter, sedangkan Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter.
Di kelompok BBM diesel, harga sejumlah produk berada di atas Rp23.000 per liter. Sementara itu, beberapa jenis BBM di SPBU Shell masih belum tersedia untuk dibeli.
Daftar Harga BBM Pertamina 21 Oktober 2026
Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi pada 1 dan 2 September 2026. Perubahan tersebut mencakup kenaikan harga Pertamax Turbo, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Green 95.
Kenaikan Pertamax Green 95 berlaku pada 2 September 2026. Harganya naik Rp2.550 per liter, dari sebelumnya Rp16.600 menjadi Rp19.150 per liter.
Sementara itu, penyesuaian harga yang berlaku mulai 1 September 2026 mencakup Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Berikut rincian harga BBM Pertamina yang berlaku pada 21 Oktober 2026.
Pertalite: Rp10.000 per liter.
Biosolar: Rp6.800 per liter.
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter.
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp19.150 per liter.
Pertamax Turbo (RON 98): Rp19.600 per liter.
Dexlite (CN 51): Rp23.700 per liter.
Pertamina Dex (CN 53): Rp25.200 per liter.
Dibandingkan dengan harga pada Agustus 2026, Pertamax Turbo naik dari Rp18.300 menjadi Rp19.600 per liter. Adapun Dexlite meningkat dari Rp19.700 menjadi Rp23.700 per liter.
Kenaikan juga terjadi pada Pertamina Dex, dari Rp21.150 menjadi Rp25.200 per liter. Di sisi lain, harga Pertamax tetap Rp15.950 per liter, sedangkan Pertalite dan Biosolar sebagai BBM bersubsidi masing-masing masih Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.
Harga BBM Vivo Tidak Berubah pada Oktober 2026
Vivo juga mempertahankan harga BBM pada Oktober 2026 dengan mengacu pada ketentuan September. Produk bensin maupun diesel yang tercantum dalam daftar harga tersebut tidak mengalami perubahan.
Berikut daftar harga BBM Vivo per 21 Oktober 2026:
Revvo 92: Rp16.130 per liter.
Revvo 95: Rp19.330 per liter.
Diesel Primus: Rp25.420 per liter.
Dengan harga tersebut, Revvo 92 dibanderol Rp180 per liter lebih tinggi dibandingkan Pertamax di SPBU Pertamina. Sementara itu, Revvo 95 memiliki harga yang sama dengan BP Ultimate.
Daftar Harga BBM BP-AKR
SPBU BP-AKR juga tidak mengubah harga BBM selama Oktober 2026. Harga yang berlaku masih mengacu pada patokan September.
Berikut rincian harga BBM BP-AKR:
BP 92: Rp16.130 per liter.
BP Ultimate: Rp19.330 per liter.
BP Ultimate Diesel: Rp25.420 per liter.
BP 92 memiliki harga yang sama dengan Revvo 92 milik Vivo, yakni Rp16.130 per liter. Adapun BP Ultimate dibanderol Rp19.330 per liter, setara dengan Revvo 95.
Untuk BBM diesel, BP Ultimate Diesel dijual Rp25.420 per liter. Harga tersebut sama dengan Diesel Primus milik Vivo dan Shell V-Power Diesel.
Harga BBM Shell 21 Oktober 2026
Berbeda dengan SPBU lainnya, pilihan BBM Shell yang tersedia dalam daftar per 21 Oktober 2026 masih terbatas pada produk diesel. Shell tidak melakukan perubahan harga untuk produk yang saat ini dijual tersebut.
Shell V-Power Diesel dibanderol Rp25.420 per liter. Sementara itu, stok Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih belum tersedia.
Berikut rincian harga BBM Shell:
Shell Super: tidak tersedia.
Shell V-Power: tidak tersedia.
Shell V-Power Diesel: Rp25.420 per liter.
Shell V-Power Nitro+: tidak tersedia.
Kondisi tersebut perlu diperhatikan masyarakat yang berencana mengisi BBM di SPBU Shell, terutama jika mencari produk bensin tertentu. Ketersediaan produk yang tercantum dalam daftar masih terbatas sehingga tidak semua jenis BBM Shell dapat dibeli.
Perbandingan Harga BBM di Empat SPBU
Berdasarkan daftar harga pada 21 Oktober 2026, harga BBM berbeda menurut jenis produk dan penyedia. Pertalite menjadi salah satu pilihan dengan harga terendah dalam daftar, yakni Rp10.000 per liter, disusul Pertamax yang dijual Rp15.950 per liter.
Untuk bensin beroktan 92, Pertamax dipatok Rp15.950 per liter. Sementara itu, BP 92 dan Revvo 92 masing-masing dijual Rp16.130 per liter.
Pada kelompok bensin dengan harga lebih tinggi, Pertamax Green 95 dibanderol Rp19.150 per liter, sedangkan Revvo 95 dan BP Ultimate masing-masing dijual Rp19.330 per liter. Pertamax Turbo memiliki harga Rp19.600 per liter.
Sementara itu, harga BBM diesel yang tercantum dari beberapa penyedia berada pada kisaran Rp23.700 hingga Rp25.420 per liter. Dexlite dijual Rp23.700 per liter, Pertamina Dex Rp25.200 per liter, sedangkan Diesel Primus, BP Ultimate Diesel, dan Shell V-Power Diesel masing-masing dibanderol Rp25.420 per liter.
Dengan demikian, masyarakat dapat membandingkan harga berdasarkan jenis BBM yang dibutuhkan sebelum mengisi bahan bakar. Selain harga per liter, ketersediaan produk juga menjadi hal yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengguna BBM Shell yang jenis produknya masih terbatas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Lahan kritis di DIY mencapai 70.518 hektare. Gus Hilmy menyoroti alih fungsi hutan, ancaman habitat satwa, dan pentingnya prosedur perizinan.
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu (21/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Sebanyak 36% bendungan di Jawa mengalami defisit air akibat El Nino. Kementerian PU menyiapkan modifikasi cuaca dan pola operasi waduk.
Pakar UMY Filosa Gita Sukmono menjelaskan tantangan komunikasi Prabowo-Gibran dan pentingnya keselarasan kebijakan dengan pengalaman masyarakat.