Stok BBM Jateng-DIY Aman, Pertamina: Antrean SPBU Masih Terkendali

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 09 Juli 2026 12:07 WIB
Stok BBM Jateng-DIY Aman, Pertamina: Antrean SPBU Masih Terkendali

Ilustrasi Antrean kendaraan di SPBU Pertamina.ist

Harianjogja.com, SEMARANG—PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap berjalan normal dan lancar.

Perusahaan menegaskan kondisi stok BBM saat ini berada dalam kategori aman, bahkan jauh di atas kebutuhan harian masyarakat. Untuk jenis gasoline, ketahanan stok tercatat mencapai 12,5 kali lipat dari konsumsi harian normal, sementara gasoil mencapai 14 kali lipat.

Khusus BBM bersubsidi, Pertalite memiliki ketahanan stok sekitar 11,5 kali konsumsi harian, sedangkan Biosolar mencapai 13,5 kali lipat. Dengan angka tersebut, masyarakat diminta tidak panik dan tetap membeli BBM sesuai kebutuhan secara wajar.

“Stok dalam kondisi aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan pembelian berlebihan,” tulis keterangan resmi Pertamina, Kamis (9/7/2026)

Terkait Biosolar, Pertamina juga memastikan tidak terjadi kelangkaan di seluruh SPBU wilayah Jateng dan DIY. Meski di beberapa lokasi sempat terjadi antrean kendaraan, kondisi tersebut disebut masih terkendali dan tidak mengganggu arus lalu lintas.

Untuk menjaga stabilitas pasokan, Pertamina mengandalkan sistem pemantauan digital secara real-time di setiap SPBU. Sistem ini memungkinkan deteksi dini jika terjadi penurunan stok hingga level kritis, sehingga pasokan tambahan dapat segera dikirim dari depot terdekat.

Langkah ini dinilai efektif dalam memastikan distribusi BBM tetap lancar dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Selain menjaga pasokan, Pertamina juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU. Sejumlah fasilitas tambahan disiapkan, mulai dari petugas marshaling untuk mengatur antrean, penyediaan air minum bagi konsumen, hingga berbagai fitur digital melalui aplikasi MyPertamina.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai kemudahan seperti pencarian SPBU terdekat, program loyalitas berupa Extra Point, hingga promo kerja sama dengan berbagai merchant.

Area Manager Communication, Relations & CSR RJBT, Taufiq Kurniawan, menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan guna memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi melalui Pertamina Call Center 135.

Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Pertamina menegaskan komitmennya untuk menjaga ketahanan energi serta memastikan kebutuhan BBM masyarakat di Jateng dan DIY tetap terpenuhi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online