Satu Jenazah Korban Virgo Transport 8 Dievakuasi dengan Helikopter
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Kilang minyak lepas pantai. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—PT Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dipasarkan kepada masyarakat melalui pengelolaan zat pengotor atau impurities secara ketat di seluruh proses pengolahan minyak mentah. Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan produk BBM yang dihasilkan tetap memenuhi standar mutu, efisien digunakan, dan lebih ramah lingkungan.
Pengendalian zat pengotor dilakukan sejak minyak mentah masuk ke kilang hingga menjadi produk akhir seperti bensin, solar, dan avtur. Proses tersebut juga menjadi salah satu faktor yang mendukung produksi BBM berstandar Euro 4 dengan kandungan sulfur lebih rendah.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan perusahaan terus mengedepankan kepuasan konsumen dengan memastikan seluruh produk BBM yang dihasilkan memiliki kualitas yang terjaga sebelum didistribusikan ke masyarakat.
Menurutnya, pengawasan mutu dilakukan secara berlapis mulai dari tahap pengolahan di kilang, pengujian laboratorium, hingga proses distribusi ke konsumen.
Roberth menjelaskan, salah satu tahapan krusial dalam menjaga kualitas BBM adalah pengelolaan impurities atau zat-zat pengotor yang secara alami terkandung dalam minyak mentah.
Impurities tersebut meliputi sulfur, garam, asam naftenat, nitrogen, serta berbagai logam berat seperti nikel, vanadium, dan merkuri yang dapat memengaruhi proses pengolahan apabila tidak ditangani secara optimal.
Melalui proses pengelolaan yang tepat, berbagai zat pengotor tersebut dapat direduksi sehingga tidak mencemari minyak mentah maupun mengganggu kinerja peralatan kilang.
"Inilah yang menjadikan pengelolaan impurities sangat vital bagi kelangsungan operasional industri hilir migas dan yang terpenting adalah untuk menjaga kepercayaan publik pada kualitas produk-produk BBM yang dihasilkan Pertamina Patra Niaga," ujar Roberth dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga tahapan utama pengelolaan impurities yang diterapkan di enam kilang yang beroperasi di bawah Pertamina di berbagai wilayah Indonesia.
Tahap pertama dilakukan melalui seleksi dan pencampuran minyak mentah menggunakan metode Crude Acceptance Matrix (CAM). Sistem ini memungkinkan kilang tetap dapat mengolah minyak mentah dengan kandungan zat pengotor tinggi secara aman melalui komposisi pencampuran yang terukur.
Tahap berikutnya adalah proses pre-treatment dan chemical treatment untuk menurunkan kadar air, garam, sulfur, nitrogen, serta logam berat yang terkandung dalam minyak mentah.
Dalam proses tersebut, Pertamina memanfaatkan berbagai teknologi modern seperti desalter, hydrotreating, serta injeksi bahan kimia khusus yang berfungsi melindungi peralatan dari risiko korosi.
Selanjutnya, tahap ketiga difokuskan pada aspek asset integrity dan reliability guna memastikan seluruh fasilitas kilang dapat beroperasi secara aman dan berkelanjutan.
Upaya tersebut dilakukan melalui penggunaan material antikorosi, inspeksi berkala, serta program pemeliharaan rutin untuk menjaga keandalan infrastruktur pengolahan.
Menurut Roberth, hasil dari tiga tahapan pengelolaan tersebut memungkinkan kilang menghasilkan BBM berkualitas tinggi yang lebih ramah lingkungan.
"Hasil dari tiga tahapan tersebut adalah BBM berkualitas tinggi dan ramah terhadap lingkungan. Dengan pengelolaan impurities, kilang mampu menghasilkan BBM standar Euro 4 yang kandungan sulfurnya lebih rendah seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, dan Pertamina Dex," jelasnya.
Ia menambahkan, BBM standar Euro 4 memiliki sejumlah keunggulan bagi kendaraan, antara lain membantu mengurangi korosi pada komponen mesin sehingga usia pakai mesin menjadi lebih panjang.
Selain itu, proses pembakaran yang lebih sempurna membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dibandingkan bahan bakar dengan kandungan sulfur yang lebih tinggi.
Dari sisi lingkungan, BBM berstandar Euro 4 juga menghasilkan emisi yang lebih rendah sehingga berkontribusi dalam menekan pencemaran udara dan mendukung kualitas kesehatan masyarakat.
"Pengelolaan impurities tak hanya menjaga keandalan kilang yang beroperasi di bawah Pertamina Patra Niaga, tetapi juga memberikan konsumen pengalaman berkendara yang lebih nyaman," ujarnya.
Roberth menambahkan, upaya menjaga kualitas BBM melalui pengelolaan zat pengotor tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memastikan pasokan energi nasional tetap terjaga, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dengan standar mutu yang tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Persib Bandung punya tiga modal untuk mencuri poin dari FC Seoul pada laga Grup E ACL Two 2026-2027, Rabu (16/9/2026).
Justin Bieber dan Hailey Bieber merayakan 8 tahun pernikahan. Justin membagikan foto romantis dan menulis pesan tentang "awal yang baru".
Marc Marquez memimpin MotoGP 2026 dengan 274 poin. Ia mengaku lebih percaya diri setelah menang di San Marino.
Jadwal FC Seoul vs Persib di ACL 2 pada 16 September 2026. Simak jam kick-off, venue, dan informasi siaran langsung.
Kelok 23 mulai diuji coba. Dishub DIY mengingatkan pengendara tidak berhenti di bahu jalan karena ada tanjakan dan tikungan yang rawan.