Dugaan Penistaan Agama di Festival Musik Ancol, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
E-Wallet. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kerja sama teknologi pembayaran digital antara Indonesia dan Vietnam mulai dijajaki untuk memperkuat transparansi dan efisiensi sistem transaksi keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM di Tanah Air. Inisiatif kerja sama teknologi pembayaran digital ini difasilitasi Yayasan Sakuranesia melalui pertemuan strategis lintas negara.
Pertemuan tersebut mempertemukan PT Tasi Venture Indonesia dengan Alliex Vietnam Joint Stock Company di kantor pusat Alliex Vietnam, Unit 4301–4308, Lantai 43, Keangnam Hanoi Landmark Tower, Hanoi, Vietnam, sebagai bagian dari ekspansi kolaborasi transformasi digital sektor ekonomi produktif.
Yayasan Sakuranesia memfasilitasi pertemuan strategis antara PT Tasi Venture Indonesia dan Alliex Vietnam Joint Stock Company guna menjajaki peluang kerja sama penerapan teknologi pembayaran digital untuk mendukung transparansi dan efisiensi sistem transaksi keuangan di Indonesia.
Perwakilan PT Tasi Venture Indonesia Setya Warsukianto mengatakan teknologi yang dikembangkan Alliex Vietnam memiliki kemampuan integrasi sistem transaksi yang komprehensif, dilengkapi fitur pemantauan secara real-time serta sistem pelaporan yang transparan dan akurat.
“Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, memiliki sistem pencatatan transaksi yang terintegrasi dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan laporan keuangan yang lebih transparan dan bankable, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pembiayaan formal dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ujar Setya melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin (16/2/2026).
Menurut Setya, teknologi pembayaran digital dengan integrasi menyeluruh dan monitoring transaksi real-time berpotensi strategis dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM, peningkatan transparansi distribusi bantuan pemerintah, hingga penguatan sistem transaksi keuangan bagi pekerja migran Indonesia.
“Transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Sistem monitoring dan pelaporan terintegrasi dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendukung distribusi program ekonomi nasional secara lebih tepat sasaran dan terukur,” kata Setya.
Founder Yayasan Sakuranesia Tovic Rustam menegaskan bahwa penguatan teknologi pembayaran digital menjadi elemen penting dalam mendorong pembangunan ekonomi yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.
Direktur Alliex Vietnam Joint Stock Company Mr. Park Byoung-gun menyambut baik penjajakan kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan perusahaan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital di Indonesia.
“Kami melihat Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang sangat dinamis di kawasan Asia Tenggara. Alliex siap mendukung pengembangan sistem teknologi pembayaran digital yang dapat membantu meningkatkan transparansi, efisiensi, dan aksesibilitas sistem keuangan, termasuk bagi UMKM dan sektor ekonomi produktif lainnya,” ujarnya.
Alliex Vietnam merupakan perusahaan teknologi finansial yang menyediakan solusi sistem pembayaran digital terintegrasi, meliputi sistem point-of-sale (POS), pemrosesan transaksi elektronik, serta sistem monitoring dan pelaporan guna mendukung transparansi dan efisiensi transaksi.
Yayasan Sakuranesia sebagai lembaga yang berfokus pada penguatan kerja sama internasional di bidang teknologi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia terus mendorong kolaborasi global untuk mempercepat transformasi digital serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui kerja sama teknologi pembayaran digital.
Penjajakan kerja sama teknologi pembayaran digital antara Indonesia dan Vietnam ini diharapkan menjadi pintu awal kolaborasi yang lebih luas dalam memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan transparansi sistem distribusi ekonomi, serta mempercepat transformasi digital sektor keuangan nasional yang semakin terintegrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.