Morning Anxiety Bikin Sulit Bangun? Coba Enam Langkah Ini
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali enam cara sederhana untuk membantu meredakannya setiap pagi.
Foto ilustrasi pertumbuhan ekonomi. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8% pada 2026, namun realistisnya, target ini dinilai masih jauh dari jangkauan. Pandangan ini disampaikan oleh Akhmad Akbar Susamto, Dosen Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM).
Menurut Akbar, meski ekonomi Indonesia tergolong resilien, laju pertumbuhan masih terbatas. “Target 8% terdengar ambisius. Sejak 30 tahun terakhir, Indonesia bahkan belum pernah mencapai 7% pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menambahkan, proyeksi lembaga internasional maupun nasional seperti IMF, Bank Dunia, ADB, dan lembaga riset domestik menempatkan pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 5%. Konsumsi rumah tangga diprediksi tetap menjadi penyumbang utama Produk Domestik Bruto (PDB), diikuti investasi yang meski berfluktuasi, tetap berperan penting.
Namun, investasi asing (PMA) diperkirakan menurun pada sektor pertambangan, kimia, dan transportasi. Sementara sektor perdagangan luar negeri juga terbatas kontribusinya, seiring tekanan tarif resiprokal Amerika Serikat dan pelemahan harga sejumlah komoditas. Di sisi lain, impor Indonesia diproyeksikan meningkat, terutama dari Tiongkok, akibat pergeseran pasar global dan kelebihan kapasitas manufaktur negara mitra.
Untuk mengantisipasi situasi ini, Akbar menekankan pentingnya efektivitas belanja ekonomi. “Setiap rupiah yang dibelanjakan, termasuk oleh pemerintah, harus menghasilkan output lebih besar,” ujarnya. Ia juga menyoroti APBN 2026 yang defisit Rp689,1 triliun. Meski ekspansif, belanja pemerintah belum sepenuhnya pro-pertumbuhan. Misalnya, pengurangan belanja modal hingga 20% berpotensi menekan pengganda ekonomi yang muncul dari pembentukan modal tetap bruto.
Akbar mencontohkan, program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi kontribusi terhadap PDB, tetapi efek penggandanya relatif terbatas dan manfaat ekonominya muncul secara jangka panjang. “Perlu mendesain program agar efek pengganda dan spillover ekonomi lebih kuat,” tambahnya.
Untuk pertumbuhan jangka panjang, Akbar menekankan tiga strategi utama:
Meningkatkan belanja modal pemerintah serta mempercepat realisasi proyek investasi.
Mendorong investasi swasta dan PMA berkualitas, termasuk pengalihan fokus ke sektor yang menurunkan biaya ekonomi seperti logistik, energi, dan konektivitas.
Menyelaraskan program sosial dan pembangunan dengan agenda produktivitas, termasuk memperbaiki perilaku pelaku ekonomi melalui institusi yang lebih sehat.
“Lebih penting dari sekadar menambah belanja atau investasi, perubahan perilaku ekonomi melalui aturan main (rules of the game) yang lebih sehat menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan,” pungkas Akbar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Morning anxiety dapat membuat seseorang merasa cemas sejak bangun tidur. Kenali enam cara sederhana untuk membantu meredakannya setiap pagi.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.
Harga emas Antam di Pegadaian naik Rp10.000 per gram pada Selasa 28 Juli 2026. Emas 1 gram kini dijual Rp2.727.000 dengan buyback Rp2.426.000.
Thom Haye tampil gemilang dengan tiga assist saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Piala AFF 2026. Ia kini memimpin daftar top assist
China perketat ekspor teknologi AI dan semikonduktor, ikuti langkah AS. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi rantai pasok dan harga gadget di Indonesia