El Nino Mengintai, Harga Pangan 2027 Perlu Diwaspadai
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Foto ilustrasi BBM. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah mewaspadai potensi kenaikan harga BBM di Indonesia akibat eskalasi perang AS–Iran yang berdampak pada pasokan minyak global. Ancaman tersebut muncul terutama jika gangguan distribusi energi internasional terus berlanjut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan konflik antara Amerika Serikat dan Iran berisiko mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri. Kondisi ini berkaitan erat dengan kemungkinan terganggunya suplai minyak dunia akibat penutupan jalur pelayaran strategis di kawasan Timur Tengah.
Penutupan Selat Hormuz dinilai dapat memicu lonjakan harga minyak mentah global yang kemudian berdampak pada harga energi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Otomatis (BBM) akan naik, sama seperti saat perang Ukraina, kan naik. Tetapi, kali ini suplai dari Amerika juga akan meningkat, dan OPEC juga meningkatkan kapasitasnya," kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin, (2/3/2026).
Menurut Airlangga, tekanan harga energi masih berpotensi tertahan karena adanya peningkatan pasokan minyak dari Amerika Serikat serta tambahan kapasitas produksi dari Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC).
Pemerintah juga telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah dengan menjalin nota kesepahaman untuk memperoleh suplai minyak dari kawasan lain. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui PT Pertamina (Persero) yang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan energi asal Amerika Serikat.
"Pemerintah sudah punya MoU untuk mendapatkan suplai dari non-Middle East. Misalnya, kemarin Pertamina sudah bikin MoU dengan Amerika, beberapa dengan Chevron, dengan Exxon, dan yang lain-lain," kata Menko.
Di sisi lain, situasi geopolitik kawasan Timur Tengah memanas setelah Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dilaporkan menutup Selat Hormuz pada Sabtu, (28/2/2026), di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Pada hari yang sama, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk Ibu Kota Teheran, yang menyebabkan kerusakan bangunan serta korban sipil. Kondisi tersebut menjadi faktor yang terus dipantau pemerintah karena berpotensi memengaruhi stabilitas harga BBM dan energi nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.