Pemda DIY Belum Terbitkan SE Baru Hantavirus, Warga Diminta Waspada
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
(paling kanan) Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyalurkan bantuan pangan di Kelurahan Purwokinanti, Kota Jogja, Rabu (11/3/2026). (Dok istimewa)
Harianjogja.com, JOGJA— Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta memulai penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026. Peluncuran program tersebut dipusatkan di Kelurahan Purwokinanti, Kota Jogja, Rabu (11/3/2026).
Program bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri.
Dalam program tersebut, setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk setiap alokasi. Karena penyaluran dilakukan sekaligus untuk dua bulan, maka setiap penerima mendapatkan total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Ratusan Warga Pakualaman Terima Bantuan
Di Kelurahan Purwokinanti tercatat sebanyak 318 PBP menerima bantuan pangan. Sementara di wilayah Kemantren Pakualaman, jumlah penerima mencapai 534 PBP.
Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan di Kota Yogyakarta mencapai 25.828 PBP. Adapun di tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta, jumlah penerima tercatat sebanyak 491.756 PBP.
Untuk mendukung program tersebut, Bulog Kanwil Yogyakarta menyiapkan total 43.304 ton beras dan 8,6 juta liter minyak goreng yang akan disalurkan di wilayah kerjanya. Distribusi ini juga mencakup wilayah Kantor Cabang Banyumas dan Kantor Cabang Magelang.
Bulog Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Yogyakarta Dedi Aprilyadi menegaskan pihaknya berkomitmen menyalurkan bantuan pangan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah melalui Bulog dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok.
“Kami memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan di wilayah DIY. Saat ini Bulog Kanwil Yogyakarta memiliki stok pangan yang dinilai sangat mencukupi.
Selain menjaga stok, Bulog juga terus melakukan penyerapan gabah petani secara paralel untuk memperkuat cadangan beras pemerintah.
Dedi memastikan stok pangan di wilayah DIY dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” pintanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY belum menerbitkan SE baru terkait hantavirus. Dinkes tetap meningkatkan pengawasan dan mengimbau warga menerapkan PHBS.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.