IHSG Ambles 8,35 Persen, Saham SMMA hingga CPIN Jadi Penopang

Ibad Durrohman
Ibad Durrohman Minggu, 24 Mei 2026 08:37 WIB
IHSG Ambles 8,35 Persen, Saham SMMA hingga CPIN Jadi Penopang

Foto ilustrasi perdagangan saham. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan cukup dalam sepanjang perdagangan 18–22 Mei 2026. Meski indeks terkoreksi tajam, sejumlah saham tetap mampu menjadi penopang utama pergerakan pasar, di antaranya SMMA, SRAJ, CPIN, hingga MYOR.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk. (SMMA) menjadi penggerak utama IHSG selama sepekan terakhir. Emiten tersebut mencatat kenaikan harga saham sebesar 7,07% dan memberikan kontribusi sebesar 8,32 poin terhadap laju indeks komposit.

Di posisi berikutnya terdapat saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) milik Dato Sri Tahir yang melonjak 7,69% dalam sepekan. Penguatan saham tersebut menopang pergerakan IHSG sebesar 4,61 poin.

Sementara itu, saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) juga masuk daftar top leaders setelah menguat 4,57% selama sepekan dengan kontribusi 2,38 poin terhadap indeks.

Emiten lain yang ikut menopang IHSG yakni PT Mayora Indah Tbk. (MYOR). Saham produsen makanan dan minuman tersebut naik 5,98% dalam sepekan dan menyumbang 0,77 poin terhadap pergerakan indeks.

Selain MYOR, saham PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) turut masuk jajaran saham penopang IHSG dengan kontribusi sebesar 0,55 poin.

Daftar Saham Top Leaders IHSG Pekan Ini

Berikut daftar saham penggerak IHSG selama periode perdagangan 18–22 Mei 2026:

Kode SahamKenaikan (%)Kontribusi ke IHSG (Poin)
SMMA7,07%8,32
SRAJ7,69%4,61
CPIN4,57%2,38
MYOR5,98%0,77
MAPI2,03%0,55
AMRT0,71%0,38
JPFA1,18%0,32
UNIC11,03%0,31
BDMN2,95%0,21
BTPN4,85%0,20

Saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) tercatat menguat 0,71% selama sepekan dan memberikan tambahan 0,38 poin bagi IHSG. Sementara itu, saham emiten perunggasan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menyumbang 0,32 poin setelah naik 1,18%.

Adapun saham UNIC mencatat lonjakan tertinggi di antara daftar top leaders dengan kenaikan mencapai 11,03% dalam sepekan dan kontribusi sebesar 0,31 poin terhadap IHSG.

IHSG Turun 8,35% dalam Sepekan

Di tengah penguatan sejumlah saham tersebut, IHSG tetap ditutup melemah tajam sebesar 8,35% sepanjang perdagangan pekan 18–22 Mei 2026 dan berakhir di level 6.162,04. Pelemahan indeks terjadi seiring meningkatnya tekanan jual dan aksi net sell investor asing di pasar saham domestik.

Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, Kautsar P. Nurahmad, mengatakan kapitalisasi pasar BEI ikut tergerus 10,07% menjadi Rp10.635 triliun dibandingkan pekan sebelumnya sebesar Rp11.825 triliun. Dengan demikian, kapitalisasi pasar saham menyusut sekitar Rp1.190 triliun hanya dalam satu pekan perdagangan.

“Rata-rata nilai transaksi harian justru meningkat 15,68% menjadi Rp21,77 triliun dibandingkan dengan pekan sebelumnya sebesar Rp18,82 triliun,” kata Kautsar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (23/5/2026).

Peningkatan aktivitas perdagangan juga terlihat dari rata-rata volume transaksi harian yang naik 2,53% menjadi 36,67 miliar lembar saham dari sebelumnya 35,76 miliar lembar saham. Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian justru turun 6,5% menjadi 2,37 juta kali transaksi dibandingkan 2,53 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan transaksi bernilai besar masih mendominasi perdagangan saham di tengah tekanan pasar yang cukup kuat. Di sisi lain, investor asing juga masih melanjutkan tren jual bersih atau net sell di pasar domestik.

Pada perdagangan Jumat (22/5/2026), investor asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp309,52 miliar. Sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd) 2026, nilai net sell investor asing di pasar saham Indonesia telah mencapai Rp41,63 triliun.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online