JK: Setiap Tahun 1 Juta Sarjana Keluar, Lapangan Kerja Terbatas
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Petugas SPBU hendak melayani pembelian Pertamax Green 95. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan normal meski terjadi penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green yang mulai berlaku sejak 10 Juni 2026. Kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut dipastikan tidak memengaruhi ketersediaan stok di jaringan SPBU Pertamina.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan, mengatakan penyesuaian harga yang diberlakukan saat ini hanya terjadi pada sebagian produk BBM yang digunakan masyarakat. Menurut dia, distribusi energi tetap menjadi prioritas utama agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa hambatan.
Ia menjelaskan Pertamina menjalankan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sesuai ketentuan pemerintah dan mekanisme yang berlaku. "Dengan tetap memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi energi bagi seluruh masyarakat," ujarnya, Sabtu (14/6/2026).
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menambahkan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengacu pada regulasi yang berlaku dan menjadi bagian dari tata kelola energi untuk menjaga keseimbangan antara keberlanjutan bisnis, kualitas layanan, serta kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
Menurutnya, penetapan harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan melalui proses evaluasi berdasarkan formula harga yang telah ditetapkan pemerintah. Keputusan harga tersebut juga dikoordinasikan dengan pemerintah selaku regulator sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan penyediaan energi serta distribusi BBM berkualitas kepada masyarakat.
Pertamina Patra Niaga, lanjut dia, terus berupaya menjaga ketersediaan dan mutu produk BBM di seluruh wilayah Indonesia sekaligus memastikan pelayanan kepada konsumen tetap berjalan optimal.
"Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan dalam pelaksanaan tugas distribusi BBM bersubsidi, harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami perubahan. BBM jenis gasoline bersubsidi Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan BBM jenis gasoil Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Sementara itu, harga Pertamax naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Pertamax Green 95 juga mengalami kenaikan dari Rp12.900 per liter menjadi Rp17.000 per liter. Adapun harga Pertamax Turbo tetap Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter. Dengan kondisi pasokan yang dipastikan aman, masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan BBM sesuai jenis yang digunakan di seluruh jaringan SPBU Pertamina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jusuf Kalla menyoroti banyaknya sarjana menganggur. Setiap tahun 1 juta sarjana keluar, sementara lapangan kerja dinilai terbatas.
Kia PV7 resmi debut di IAA Transportation 2026. Van listrik ini punya kargo hingga 8 m³, muatan 1.200 kg dan pengisian 800 volt.
VAR gol Haaland di derby Manchester bermasalah. Pro Ref memarkir Matt Donohue dan Blake Antrobus setelah kesalahan pemeriksaan.
Jay Idzes cedera saat Sassuolo vs Juventus. Kondisinya belum pasti jelang Timnas Indonesia tampil di FIFA ASEAN Cup 2026.
Purbaya Yudhi Sadewa bikin netizen penasaran lewat caption “Udah siap belum?” setelah tak lagi menjabat Menteri Keuangan.
Harga emas Pegadaian hari ini 15 September 2026 untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual serta buyback.