Cabai Rawit Masih Mahal, Telur Ayam Bertahan di Rp29.250 per Kg

Newswire
Newswire Senin, 06 Juli 2026 08:11 WIB
Cabai Rawit Masih Mahal, Telur Ayam Bertahan di Rp29.250 per Kg

Cabai rawit merah. - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— Harga sejumlah komoditas pangan strategis nasional masih bergerak fluktuatif pada awal pekan. Berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi di tingkat pedagang eceran.

Data per Senin pagi menunjukkan harga cabai rawit merah mencapai Rp62.100 per kilogram. Angka tersebut masih jauh lebih tinggi dibandingkan komoditas hortikultura lainnya seperti cabai merah besar maupun cabai merah keriting.

Tingginya harga cabai rawit merah berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga, khususnya bagi masyarakat yang mengandalkan komoditas tersebut sebagai bahan utama dalam masakan sehari-hari.

Selain cabai, harga bawang merah juga masih berada di level cukup tinggi, yakni Rp47.800 per kilogram. Sementara bawang putih tercatat Rp44.100 per kilogram.

Untuk kelompok cabai lainnya, harga cabai merah besar mencapai Rp50.500 per kilogram, cabai merah keriting Rp50.900 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp49.750 per kilogram.

Di sektor bahan pangan pokok, harga beras relatif stabil. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II berada di angka Rp14.500 per kilogram.

Adapun beras kualitas medium I diperdagangkan Rp16.350 per kilogram dan medium II Rp16.150 per kilogram. Untuk kategori premium, harga beras kualitas super I mencapai Rp17.650 per kilogram dan kualitas super II Rp17.100 per kilogram.

Komoditas protein hewani juga menunjukkan harga yang masih cukup tinggi. Telur ayam ras tercatat Rp29.250 per kilogram, sedangkan daging ayam ras segar berada di kisaran Rp36.600 per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi kualitas I mencapai Rp150.250 per kilogram dan kualitas II sebesar Rp141.500 per kilogram. Harga tersebut menjadikan daging sapi sebagai salah satu komoditas pangan dengan nilai jual tertinggi di pasar eceran nasional.

Untuk kebutuhan pemanis, gula pasir premium tercatat Rp20.250 per kilogram. Adapun gula pasir lokal dijual Rp19.050 per kilogram.

Di kelompok minyak goreng, minyak goreng curah berada di level Rp20.600 per liter. Sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I tercatat Rp24.250 per liter dan kemasan bermerek II Rp23.400 per liter.

Perkembangan harga pangan menjadi salah satu indikator penting yang memengaruhi daya beli masyarakat. Karena itu, pemantauan harga secara berkala diperlukan agar konsumen dapat menyesuaikan pola belanja dan pengelolaan kebutuhan rumah tangga di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Daftar Harga Pangan Nasional per Senin

  • Cabai rawit merah: Rp62.100/kg
  • Cabai merah keriting: Rp50.900/kg
  • Cabai merah besar: Rp50.500/kg
  • Cabai rawit hijau: Rp49.750/kg
  • Bawang merah: Rp47.800/kg
  • Bawang putih: Rp44.100/kg
  • Telur ayam ras: Rp29.250/kg
  • Daging ayam ras: Rp36.600/kg
  • Daging sapi kualitas I: Rp150.250/kg
  • Daging sapi kualitas II: Rp141.500/kg
  • Gula premium: Rp20.250/kg
  • Gula lokal: Rp19.050/kg
  • Minyak goreng curah: Rp20.600/liter
  • Minyak goreng kemasan I: Rp24.250/liter
  • Minyak goreng kemasan II: Rp23.400/liter

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online