Harga Cabai Rawit Tembus Rp61.450/Kg, Telur Ayam Naik Tipis Pagi Ini

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Kamis, 09 Juli 2026 08:17 WIB
Harga Cabai Rawit Tembus Rp61.450/Kg, Telur Ayam Naik Tipis Pagi Ini

Pedagang sayur mayur dan cabai di Pasar Kolombo menata dagangannya, Senin (13/1/2025).

Harianjogja.com, JAKARTA—Pergerakan harga pangan nasional kembali menunjukkan dinamika pada Kamis (9/7/2026) pagi. Berdasarkan data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, sejumlah komoditas utama mengalami fluktuasi, dengan cabai rawit merah menjadi salah satu yang masih bertahan di level tinggi.

Pada pukul 07.15 WIB, harga cabai rawit merah tercatat mencapai Rp61.450 per kilogram (kg). Angka ini menegaskan bahwa komoditas tersebut masih menjadi salah satu penyumbang inflasi pangan yang perlu diwaspadai. Sementara itu, telur ayam ras berada di harga Rp29.050 per kg, relatif stabil meski masih berada di kisaran tinggi dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Selain itu, bawang merah dipatok Rp46.100 per kg, sedangkan bawang putih berada di harga Rp44.100 per kg. Keduanya masih menjadi komoditas strategis yang pergerakannya berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.

Untuk komoditas beras, harga menunjukkan variasi berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kg dan kualitas bawah II Rp14.500 per kg. Sementara beras medium I berada di Rp16.350 per kg dan medium II Rp16.150 per kg. Adapun beras premium atau kualitas super I mencapai Rp17.650 per kg, sedangkan super II di angka Rp17.150 per kg.

Di sisi lain, harga cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing berada di level Rp49.700 per kg. Sementara cabai rawit hijau menyentuh Rp50.600 per kg, menunjukkan tren harga cabai secara umum masih tinggi di pasar nasional.

Untuk protein hewani, daging ayam ras segar dibanderol Rp36.800 per kg. Sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp150.450 per kg dan kualitas II Rp141.650 per kg, masih stabil di kisaran premium.

Komoditas gula pasir premium tercatat Rp20.300 per kg, sedangkan gula lokal Rp19.050 per kg. Sementara itu, minyak goreng curah dijual Rp20.550 per liter. Untuk minyak goreng kemasan, harga merek I berada di Rp24.250 per liter dan merek II Rp23.400 per liter.

Pergerakan harga ini mencerminkan kondisi pasokan dan distribusi pangan yang terus dipantau pemerintah. Masyarakat diimbau untuk bijak dalam berbelanja serta memantau perkembangan harga guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan harian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online