Ferrari Kehilangan Kecepatan Hamilton Tetap Optimistis di GP Belgia
Lewis Hamilton tetap optimistis Ferrari mampu bangkit setelah kehilangan performa pada FP2 GP Belgia 2026. Tim Kuda Jingkrak kini fokus memperbaiki setelan mobi
Suporter tim nasional Argentina melukis wajah rekannya untuk dukungan kesebelasan kesayangannya dalam menghadapi tim nasional Inggris pada semi final Piala Dunia 2026 di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026). ANTARA FOTO/Michael Siahaan/YU\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Gemuruh Piala Dunia 2026 memang terasa di berbagai kota tuan rumah di Meksiko. Stadion-stadion dipenuhi penonton, kawasan wisata ramai dikunjungi suporter dari berbagai negara, dan atmosfer sepak bola menyelimuti jalan-jalan utama. Namun di balik kemeriahan tersebut, dampak ekonomi yang diharapkan pemerintah Meksiko ternyata belum muncul sebesar yang diperkirakan.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Amerika Serikat dan Kanada, Meksiko mendapat jatah 13 pertandingan dari total 104 laga sepanjang turnamen. Pemerintah sebelumnya menaruh harapan besar bahwa ajang olahraga terbesar di dunia itu akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui peningkatan kunjungan wisatawan, konsumsi masyarakat, serta aktivitas bisnis di berbagai sektor.
Akan tetapi, sejumlah indikator ekonomi menunjukkan manfaat yang dihasilkan Piala Dunia lebih bersifat sementara dan terkonsentrasi di wilayah tertentu. Kepala Ekonom Rankia, Humberto Calzada, menilai turnamen tersebut tidak akan mengubah arah ekonomi Meksiko secara fundamental.
“Piala Dunia tidak akan mengubah arah perekonomian Meksiko secara struktural,” kata Calzada seperti dikutip Reuters.
Menurut dia, turnamen sepak bola dunia tersebut hanya menjadi stimulus jangka pendek bagi perekonomian nasional. Pemerintah Meksiko memperkirakan ekonomi negaranya masih mampu tumbuh di kisaran 1,8% hingga 2,8% pada tahun ini. Namun angka tersebut tetap lebih optimistis dibandingkan proyeksi sebagian analis yang memperkirakan pertumbuhan hanya sekitar 1,1%.
Pandangan serupa juga muncul dari sejumlah lembaga keuangan. Banorte menurunkan estimasi kontribusi Piala Dunia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Meksiko menjadi hanya sekitar 0,4% hingga 0,5%. Angka tersebut lebih rendah dibanding perkiraan sebelumnya yang mencapai 0,62%.
Sementara itu, Banamex menghitung dampak ekonomi keseluruhan dari penyelenggaraan turnamen hanya sekitar US$2 miliar. Jika dibandingkan dengan ukuran ekonomi Meksiko, kontribusi tersebut setara sekitar 0,1% dari total PDB nasional.
Besaran itu bahkan masih jauh di bawah remitansi atau kiriman uang dari warga Meksiko yang bekerja di luar negeri. Pada Mei 2026 saja, remitansi yang masuk ke negara tersebut mencapai sekitar US$5,6 miliar, jauh melampaui dampak ekonomi yang diperkirakan berasal dari Piala Dunia.
Dampak yang terbatas juga terlihat dari penciptaan lapangan kerja. Studi Deloitte memperkirakan turnamen ini menghasilkan sekitar 100.000 pekerjaan sementara. Meski jumlahnya cukup besar, angka tersebut masih sekitar 10% lebih rendah dibandingkan proyeksi awal yang pernah disampaikan sebelumnya.
Di sisi konsumsi rumah tangga, hasilnya bahkan cenderung mengecewakan. Data BBVA menunjukkan pengeluaran masyarakat pada Juni 2026 turun 0,2% dibanding bulan sebelumnya. Penurunan terlihat pada sektor yang semestinya mendapat manfaat langsung dari kedatangan wisatawan.
Belanja masyarakat untuk hotel tercatat turun 10,5%, sementara pengeluaran di restoran berkurang 4,9%. Hanya sektor hiburan yang menunjukkan pertumbuhan cukup kuat dengan kenaikan pengeluaran mencapai 16,5%.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa manfaat ekonomi dari Piala Dunia tidak dirasakan secara merata. Asosiasi Restoran Meksiko melaporkan sekitar separuh anggotanya justru mencatat kinerja yang lebih buruk dibandingkan pekan normal. Tingkat hunian hotel yang tidak sesuai ekspektasi serta aksi demonstrasi di ibu kota disebut menjadi faktor yang ikut memengaruhi perputaran ekonomi selama turnamen berlangsung.
Perbedaan dampak juga terlihat di tiga kota tuan rumah utama, yakni Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey. Data penerbangan memperlihatkan jumlah penumpang meningkat di Guadalajara dan Monterrey sepanjang Juni. Namun tren berbeda terjadi di Mexico City yang justru mengalami penurunan jumlah penumpang di bandara utamanya.
Di tengah sorotan terhadap dampak ekonomi Piala Dunia, sejumlah analis menilai masa depan ekonomi Meksiko sebenarnya lebih bergantung pada faktor lain yang lebih besar. Salah satunya adalah kepastian hubungan perdagangan dalam kerangka Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA).
Pasalnya, ekonomi Meksiko masih menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pada kuartal pertama 2026, perekonomian negara itu tercatat mengalami kontraksi sebesar 0,6%. Dana Moneter Internasional (IMF) juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Meksiko tahun ini menjadi 1,2% dari sebelumnya 1,6%.
Fakta tersebut memperlihatkan bahwa meskipun Piala Dunia berhasil menghadirkan euforia global dan menarik perhatian jutaan penggemar sepak bola, turnamen tersebut belum cukup kuat untuk menjadi penggerak utama ekonomi Meksiko. Manfaatnya memang ada, tetapi skalanya relatif kecil dibanding tantangan ekonomi yang masih harus dihadapi negara tersebut dalam jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lewis Hamilton tetap optimistis Ferrari mampu bangkit setelah kehilangan performa pada FP2 GP Belgia 2026. Tim Kuda Jingkrak kini fokus memperbaiki setelan mobi
Putri KW kalah 21-9, 16-21, 14-21 dari Akane Yamaguchi di semifinal Japan Open 2026 usai 1 jam 5 menit perjuangan. Penampilan apiknya patut dibanggakan!
I.League resmi rilis kalender 2026-2027: League Cup kick-off 3 November, Championship 12 September. Persib dan Borneo dapat bye. Simak jadwal lengkapnya!
DJP menerbitkan SE-8/PJ/2026 yang memperluas pengawasan pajak hingga tingkat desa dengan dukungan teknologi digital, web scraping, remote sensing, serta jejarin
5 bahasa tubuh yang kerap dikaitkan dengan kebohongan: pola bicara berubah, ucapan tak selaras, isyarat wajah, senyum palsu, dan sentuhan hidung.
Piala Dunia 2026 di Meksiko ternyata hanya memberi dampak ekonomi terbatas. Pertumbuhan, konsumsi rumah tangga, hingga sektor hotel belum menunjukkan lonjakan.