ISF 2026 Bidik Transaksi Rp38 Triliun, Kemendag Gandeng 407 Mal

Newswire
Newswire Kamis, 30 Juli 2026 19:37 WIB
ISF 2026 Bidik Transaksi Rp38 Triliun, Kemendag Gandeng 407 Mal

Ilustrasi belanja online-Magnific

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan Indonesia Shopping Festival (ISF) 2026 mampu membukukan nilai transaksi hingga Rp38 triliun selama pelaksanaan pada 7-23 Agustus 2026. Target tersebut naik tajam dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar sekitar Rp25 triliun, seiring bertambahnya jumlah pusat perbelanjaan yang berpartisipasi dan berbagai program promosi yang disiapkan untuk mendorong konsumsi masyarakat.

Festival belanja nasional tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat sektor ritel sekaligus membuka peluang lebih besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

Target Transaksi Naik dari Rp25 Triliun Menjadi Rp38 Triliun

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, mengatakan target transaksi ISF tahun ini meningkat signifikan dibandingkan penyelenggaraan 2025.

"Kalau misalnya kita bandingkan dengan tahun 2025, tahun 2025 itu transaksi yang dicapai oleh ISF ini menghasilkan Rp25 triliunan. Kemudian di tahun 2026 ini, APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesa) atau ISF itu meningkatkan targetnya menjadi Rp38 triliunan," ujar Iqbal dalam konferensi pers di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis.

Menurut Iqbal, optimisme tersebut didukung oleh meningkatnya keterlibatan pusat perbelanjaan di berbagai daerah. Jika pada penyelenggaraan perdana sekitar 380 pusat perbelanjaan berpartisipasi, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 407 pusat perbelanjaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Digelar Serentak di Seluruh Indonesia

Iqbal menjelaskan, Indonesia Shopping Festival 2026 tidak hanya berfokus pada kota-kota besar, tetapi dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah. Dengan cakupan yang lebih luas, pemerintah berharap potensi transaksi ritel dan penjualan produk lokal dapat meningkat selama periode festival.

Ia juga meyakini target transaksi Rp38 triliun dapat dicapai berkat meningkatnya antusiasme masyarakat serta keterlibatan pelaku usaha yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.

Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Ekonomi

Iqbal menilai peningkatan target transaksi ISF selaras dengan upaya pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui penguatan konsumsi rumah tangga.

"Kenaikan target ini juga mendukung laporan Triwulan I ekonomi kita, bahwasanya ekonomi kita tumbuh 5,6 persen. Kemudian dari 5,6 persen itu, 54 persen di antara itu didukung oleh konsumsi rumah tangga," katanya.

Ia menjelaskan struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia masih didominasi konsumsi rumah tangga, selain ditopang investasi dan ekspor. Karena itu, penyelenggaraan festival belanja nasional diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas perdagangan.

Bidik Wisatawan Mancanegara

Selain menggenjot pasar domestik, Kemendag juga akan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri untuk mempromosikan Indonesia Shopping Festival 2026 kepada wisatawan mancanegara.

Promosi tersebut ditujukan terutama kepada calon wisatawan dari negara-negara ASEAN dan kawasan Pasifik, termasuk Australia, agar berkunjung ke Indonesia selama penyelenggaraan festival.

Diskon hingga 80 Persen dan Festival Lebih Lama

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, mengatakan penyelenggaraan ISF tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan transaksi.

Selain menawarkan diskon hingga 80 persen, durasi festival juga diperpanjang dari sebelumnya 11 hari menjadi 17 hari, yakni berlangsung pada 7-23 Agustus 2026.

APPBI juga menyiapkan beragam hadiah, program kuliner, hiburan, hingga kegiatan bertema Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai daya tarik tambahan bagi masyarakat yang datang ke pusat perbelanjaan.

"Jadi saya kira itu semua akan merupakan salah satu strategi bagaimana menarik pengunjung ke pusat perbelanjaan, setelah masuk mereka disuguhkan oleh berbagai macam promo belanja," imbuhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online