650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Sirkuit Mandalika. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA— Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dinyatakan siap menjadi lokasi penyelenggaraan MotoGP 2026. PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney juga menyiapkan sejumlah aspek pendukung, termasuk peningkatan konektivitas penerbangan menuju Lombok dan pelayanan wisatawan selama gelaran berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.
Vice President Corporate Secretary InJourney Yudhistira Setiawan mengatakan Mandalika memiliki keterkaitan erat dengan penyelenggaraan MotoGP. Karena itu, persiapan destinasi menjadi bagian penting untuk memastikan wisatawan memperoleh pengalaman selama berada di Lombok.
"Kalau kita bicara spesifik tentang Lombok, tentang Mandalika, kita tidak bisa melepaskan Mandalika dari perhelatan MotoGP, yang nanti insya Allah tahun 2026 akan dilaksanakan di tanggal 9 sampai 11 Oktober," kata Yudhistira dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Menurut Yudhistira, InJourney memiliki tugas menyiapkan destinasi wisata agar dapat memberikan pengalaman yang mengesankan bagi wisatawan. MotoGP 2026 juga dinilai telah menjadi bagian dari citra Indonesia di tingkat internasional.
"Perhelatan MotoGP 2026 sudah menjadi sebuah event signature national branding Indonesia di mata dunia, sehingga apapun akan kita lakukan yang terbaik," katanya.
Penerbangan ke Lombok Ditambah
Selain memastikan kesiapan destinasi, InJourney juga berkoordinasi dengan maskapai untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas wisatawan selama pekan penyelenggaraan MotoGP 2026.
Yudhistira mengatakan InJourney telah meminta Garuda Indonesia menambah layanan penerbangan menuju dan dari Lombok. Penambahan tersebut diharapkan memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan yang hendak datang ke Mandalika.
"Kami juga sudah meminta kepada Garuda untuk menambah flight supaya nanti di minggu MotoGP itu penerbangan ke sana ke mana-mana juga mudah, ada banyak pilihan," kata Yudhistira.
InJourney juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan peningkatan pelayanan bagi wisatawan menjelang pelaksanaan MotoGP 2026.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya agar penyelenggaraan ajang olahraga internasional tersebut tidak hanya berpusat di sirkuit, tetapi juga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi wisatawan selama berada di destinasi.
MotoGP Mandalika Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja
Di balik penyelenggaraan MotoGP, Yudhistira melihat adanya dampak ekonomi yang cukup besar. Menurutnya, ajang tersebut memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja.
Yudhistira menyebut penyelenggaraan MotoGP 2025 selama satu pekan menghasilkan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun. Gelaran tersebut juga menyerap hingga 3.000 tenaga kerja.
Peluang pekerjaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan utama penyelenggaraan balapan. Warga lokal Lombok Tengah, misalnya, dapat terlibat sebagai marshal dalam ajang MotoGP.
Menariknya, pengalaman yang diperoleh para marshal lokal tersebut juga membuka kesempatan bekerja dalam penyelenggaraan MotoGP di luar negeri.
"Bahkan sudah diimport sampai ke GP di Jepang, sampai ke GP di Jepang, di sirkuit MotoGP Jepang," katanya.
Menurut Yudhistira, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan ajang olahraga internasional di kawasan destinasi wisata dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat lokal.
Dampak yang muncul, lanjut dia, tidak hanya berupa kedatangan wisatawan dan jumlah penonton. Aktivitas MotoGP juga menciptakan peluang ekonomi serta dampak sosial yang dapat dirasakan masyarakat di sekitar destinasi.
"Ini membuktikan bahwa destinasi itu tidak hanya menciptakan salah satu jumlah wisatawan yang hadir, jumlah penonton yang hadir, tapi menciptakan economic impact, social impact, yang kemudian manfaatnya dirasakan jauh lebih luas daripada yang sebenarnya rupiah," katanya.
Dengan penyelenggaraan MotoGP 2026 pada 9-11 Oktober mendatang, InJourney menempatkan Mandalika bukan hanya sebagai lokasi balapan, tetapi juga sebagai bagian dari destinasi wisata dan national branding Indonesia. Kesiapan sirkuit, konektivitas penerbangan, pelayanan wisatawan, serta keterlibatan tenaga kerja lokal menjadi bagian dari persiapan menyambut gelaran tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.