Menit ke-10 Jadi Momen Penghormatan untuk Lionel Messi
AFA menyiapkan penghormatan khusus untuk Lionel Messi. Seluruh laga Liga Argentina akan dihentikan pada menit ke-10 akhir pekan ini.
Eduardo Saverin/ Getty Images
Harianjogja.com, JOGJA— Peta kekayaan orang-orang terkaya di Singapura mengalami perubahan cukup menarik sepanjang 2026. Eduardo Saverin masih menduduki posisi pertama, tetapi penurunan kekayaan pendiri Facebook tersebut ikut menahan pertumbuhan total harta 50 taipan terkaya di negara kota itu.
Forbes mencatat total kekayaan gabungan 50 orang dan keluarga terkaya Singapura pada 2026 mencapai US$239 miliar. Angka tersebut sama dengan tahun sebelumnya.
Meski totalnya stagnan, bukan berarti sebagian besar taipan mengalami penurunan. Sebanyak 35 dari 50 nama dalam daftar justru memiliki kekayaan lebih besar dibandingkan tahun lalu.
Perubahan tersebut memperlihatkan adanya pergeseran sumber kekayaan di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Sektor perbankan, properti, dan ritel mencatat perkembangan positif, sementara sejumlah miliarder teknologi harus menghadapi tekanan pasar.
Eduardo Saverin Masih Jadi Orang Terkaya Singapura
Eduardo Saverin tetap menjadi orang terkaya di Singapura untuk tahun keempat berturut-turut.
Pendiri Facebook tersebut memiliki kekayaan sekitar US$32,9 miliar. Namun, jumlah tersebut turun US$10,1 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Forbes mengaitkan penurunan tersebut dengan kinerja saham Meta Platforms, perusahaan induk Facebook. Saham Meta turun sekitar 25% dalam periode penghitungan kekayaan.
Meta juga menghadapi peningkatan biaya pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). Pada kuartal II 2026, laba bersih perusahaan turun 14%, meskipun pendapatannya masih tumbuh 28%.
Saverin sendiri masih memiliki kekayaan yang sangat besar karena kepemilikannya di Meta. Selain itu, ia juga aktif sebagai investor melalui B Capital, perusahaan modal ventura yang didirikannya.
Pengusaha Properti Masih Mendominasi
Posisi kedua ditempati Kwek Leng Beng dan keluarga dengan kekayaan US$16,1 miliar.
Kekayaan keluarga tersebut meningkat US$1,8 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Kwek merupakan executive chairman Hong Leong Group sekaligus executive chairman City Developments, salah satu perusahaan properti terbesar Singapura.
City Developments dalam setahun terakhir melakukan divestasi sejumlah aset noninti dan memperkuat fokus pada bisnis perumahan serta perhotelan.
Di posisi ketiga terdapat Robert dan Philip Ng dengan kekayaan gabungan US$14,3 miliar.
Keduanya merupakan bagian dari keluarga yang memiliki kerajaan bisnis properti Far East Organization. Perusahaan yang terdaftar di Bursa Singapura, Far East Orchard, juga tengah mengembangkan strategi bisnis menuju 2030 dengan fokus pada hotel, hunian mahasiswa, dan pengelolaan dana investasi properti.
Keluarga Lee Jadi Pemenang Terbesar
Perubahan paling mencolok terjadi pada keluarga Lee, yang naik ke posisi keempat dengan kekayaan US$13,8 miliar.
Kekayaan keluarga tersebut melonjak 78% dibandingkan tahun sebelumnya. Forbes menyebut keluarga Lee sebagai pencatat kenaikan terbesar sekaligus secara persentase maupun nominal.
Sebagian besar kekayaan keluarga Lee berasal dari kepemilikan saham di Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC).
Harga saham OCBC hampir berlipat ganda selama periode penghitungan Forbes. Pertumbuhan bisnis wealth management menjadi salah satu faktor yang membantu meningkatkan nilai perusahaan dan kekayaan keluarga Lee.
Posisi kelima ditempati Goh Family dengan kekayaan US$13,5 miliar. Berikutnya terdapat Wee Family dengan US$12 miliar dan Khoo Family dengan US$11 miliar.
Miliarder Li Xiting berada di posisi kedelapan dengan US$10 miliar, sedangkan Leo Koguan menempati peringkat kesembilan dengan US$8,2 miliar.
Forrest Li, salah satu pendiri Sea Limited, melengkapi jajaran 10 besar dengan kekayaan US$7,7 miliar.
Kekayaan Pendiri Sea Tertekan
Sektor teknologi menjadi salah satu titik lemah dalam daftar tahun ini.
Sea Limited, perusahaan teknologi yang menaungi Shopee, menghadapi tekanan akibat persaingan yang semakin ketat, termasuk dari TikTok Shop.
Saham Sea turun hampir sepertiga dibandingkan setahun sebelumnya. Kondisi tersebut ikut menekan margin bisnis e-commerce perusahaan.
Dampaknya terasa langsung pada kekayaan tiga pendiri Sea, yakni Forrest Li, Gang Ye, dan David Chen. Jika digabungkan, kekayaan mereka turun sekitar US$5,85 miliar dibandingkan tahun lalu.
Forrest Li masih masuk 10 besar, tetapi kekayaannya kini berada di US$7,7 miliar.
Gang Ye berada di posisi ke-14 dengan kekayaan sekitar US$4,3 miliar, sedangkan David Chen berada di peringkat ke-44 dengan sekitar US$1,35 miliar.
Lim Hock Chee dan Quek Leng Chye Jadi Sorotan
Salah satu nama yang mencatat kenaikan kekayaan adalah Lim Hock Chee, salah satu pendiri sekaligus CEO Sheng Siong Group.
Kekayaan keluarganya meningkat menjadi sekitar US$2,7 miliar setelah saham Sheng Siong naik 54%. Pertumbuhan tersebut didorong ekspansi jaringan supermarket di Singapura.
Sementara itu, Quek Leng Chye menjadi satu-satunya pendatang baru dalam daftar 50 orang terkaya Singapura 2026.
Ia masuk dengan kekayaan sekitar US$1,2 miliar dan menjabat sebagai managing director Hong Leong Holdings, perusahaan pengembangan dan investasi properti yang menjadi bagian dari Hong Leong Group.
Menariknya, Quek Leng Chye memiliki hubungan keluarga dengan Kwek Leng Beng. Keduanya merupakan sepupu, sementara saudara Quek Leng Chye, Quek Leng Chan, merupakan miliarder yang menjalankan kelompok bisnis Hong Leong di Malaysia.
Dua Keluarga Kembali Masuk Daftar
Forbes juga mencatat kembalinya sejumlah nama yang sebelumnya sempat keluar dari daftar.
Pasangan Gordon dan Celine Tang kembali masuk setelah absen selama dua tahun. Kekayaan mereka mencapai sekitar US$1,1 miliar, seiring kenaikan 20% saham Suntec REIT yang menjadi salah satu aset utama mereka.
Tiga bersaudara Charles, Keith, dan Kelvin Wong juga kembali masuk setelah absen selama satu tahun.
Ketiganya merupakan pemilik dan pengelola Charles & Keith, merek alas kaki dan aksesori yang berasal dari Singapura. Kekayaan minimum untuk masuk daftar 50 orang terkaya Singapura tahun ini ditetapkan sebesar US$1 miliar, sama seperti tahun sebelumnya.
Daftar 10 Orang Terkaya Singapura 2026
Berikut jajaran 10 besar orang dan keluarga terkaya Singapura menurut Forbes 2026:
| Peringkat | Nama | Kekayaan |
|---|---|---|
| 1 | Eduardo Saverin | US$32,9 miliar |
| 2 | Kwek Leng Beng & Family | US$16,1 miliar |
| 3 | Robert & Philip Ng | US$14,3 miliar |
| 4 | Lee Family | US$13,8 miliar |
| 5 | Goh Family | US$13,5 miliar |
| 6 | Wee Family | US$12 miliar |
| 7 | Khoo Family | US$11 miliar |
| 8 | Li Xiting | US$10 miliar |
| 9 | Leo Koguan | US$8,2 miliar |
| 10 | Forrest Li | US$7,7 miliar |
Forbes menghitung nilai kekayaan berdasarkan harga saham dan kurs pada penutupan pasar 14 Agustus 2026. Untuk perusahaan privat, Forbes menggunakan estimasi berdasarkan valuasi perusahaan sejenis yang telah tercatat di bursa. Daftar tersebut juga dapat memasukkan warga negara asing yang memiliki hubungan bisnis, tempat tinggal, atau kepentingan signifikan dengan Singapura.
Data tersebut memperlihatkan bahwa daftar orang terkaya Singapura 2026 tidak sekadar berbicara mengenai siapa yang memiliki harta paling besar.
Pergerakan tahun ini juga menunjukkan bagaimana perubahan harga saham dan kinerja sektor bisnis dapat mengubah posisi para taipan dalam waktu relatif singkat.
Saverin masih menjadi yang terkaya, tetapi kekayaannya turun tajam. Sebaliknya, keluarga Lee menikmati lonjakan kekayaan berkat kenaikan saham OCBC.
Di sektor teknologi, tekanan justru datang dari persaingan e-commerce dan besarnya kebutuhan investasi AI.
Dengan demikian, stagnannya total kekayaan 50 orang terkaya Singapura bukan berarti seluruh kelompok taipan mengalami kondisi yang sama. Sebagian justru semakin kaya, sementara penurunan kekayaan sejumlah miliarder teknologi menahan pertumbuhan total kekayaan mereka.
Forbes mencatat daftar ini menggunakan data hingga 14 Agustus 2026, sehingga perubahan harga saham setelah tanggal tersebut belum tercermin dalam angka kekayaan yang dipublikasikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AFA menyiapkan penghormatan khusus untuk Lionel Messi. Seluruh laga Liga Argentina akan dihentikan pada menit ke-10 akhir pekan ini.
Sebanyak 184 pemain asing terdaftar di Super League 2026/2027. Brasil mendominasi, tetapi PSIM Yogyakarta justru menjadi satu dari dua klub tanpa pemain Brasil.
Mixue Group mengurangi 89 gerai di luar China pada semester I 2026, termasuk di Indonesia dan Vietnam. Simak strategi baru ekspansi Mixue.
Komdigi melarang operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan. Simak pilihan rollover, perpanjangan masa aktif hingga refund.
Forbes merilis daftar 50 orang terkaya Singapura 2026. Eduardo Saverin masih nomor satu dengan kekayaan US$32,9 miliar, meski turun US$10,1 miliar.
Sebanyak 15 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba bagi mahasiswa baru